Desain Rumah Kos 2 Lantai 8 Kamar: Denah 10×15 dan Anggaran

Gedung rumah kos Bunga Mas bertingkat dengan deretan jendela kamar di atas ruko, Jatinangor
Rumah kos bertingkat di kawasan kampus Jatinangor/Foto: Nur Cholis/Wikimedia Commons (CC BY-SA 3.0)

Punya lahan 10 × 15 m di gang selebar 6 m dan ingin membangun kos? Desain rumah kos 2 lantai di lahan itu muat 8 kamar ber-KM dalam.

Simulasi redaksi menghasilkan bangunan 169,44 m² seharga sekitar Rp1.695,0 juta, memakai Harga Satuan Bangunan (HSB) Bangun Jakarta 2026.

Bacaan Lainnya

Sobat JB, seluruh hitungan di bawah memakai satu lahan yang sama. Ringkasan kasusnya:

  • Tapak bangunan: 10 × 9 m atau 90 m², batas KDB 60% untuk lahan 150 m².
  • Kamar: 8 unit, ruang tidur 3 × 3,3 m ditambah KM 1,4 × 1,65 m dan ceruk lemari. Setiap kamar punya jendela di dinding luar.
  • Fasilitas bersama: parkir 6 motor, dapur dan area cuci di bawah void 10,56 m², jemuran di taman resapan 40 m² (simulasi denah redaksi).
  • Anggaran bangunan (simulasi HSB Bangun Jakarta 2026): Rp1.134,0 juta sampai Rp1.695,0 juta, atau Rp141,7 juta sampai Rp211,9 juta per kamar, belum termasuk tanah.

Berapa Kamar Muat di Lahan Ini?

Jawabannya ditentukan aturan intensitas, bukan keinginan pemilik. Pergub DKI 31/2022 Pasal 98 ayat (1) huruf z mengatur lahan 120–240 m² di Sub-Zona R-1 yang dibangun 2–4 lantai.

Batasnya KDB paling luas 60%, KLB 2,4, dan KDH paling sedikit 20%.

Untuk lahan 150 m², artinya tapak bangunan maksimal 90 m² dan taman hijau minimal 30 m². Alternatif lain di pasal yang sama, KDB 80%, hanya berlaku untuk bangunan satu lantai.

Skema lahan desain rumah kos 2 lantai 10x15 dengan GSB 2 m, tapak 90 m2 KDB 60 persen, void lantai 2, dan taman resapan
Pembagian lahan 10 × 15 m menurut KDB, GSB, dan KDH/Ilustrasi: Jakartabuilding.id

Garis sempadan bangunan (GSB) ikut memotong bagian depan. Pergub DKI 20/2024 Pasal 12 ayat (1) mengatur jalan selebar lebih dari 4 m sampai 8 m di Sub-Zona R-1 dan R-2.

Untuk jalan itu, GSB paling rendah 2 m dari garis sempadan jalan.

Jalan lingkungan sampai 4 m boleh tanpa GSB. Kasus ini memakai jalan 4–8 m karena paling umum di permukiman padat yang dekat kampus dan perkantoran.

Hasilnya, tapak 10 × 9 m pas di angka 90 m². Menurut denah redaksi, lantai 2 dikurangi void 10,56 m², jadi total luas lantai 169,44 m².

KLB yang terpakai baru 1,13 dari batas 2,4. Lantai ketiga masih mungkin secara intensitas, tetapi menambah beban struktur dan tangga.

Dengan kamar 3 × 3,3 m ditambah KM dan lemari, satu unit butuh sekitar 14,5 m². Empat unit per lantai adalah batas wajar, karena setiap kamar harus menempel dinding depan atau belakang supaya bisa berjendela.

Baca Juga:  Biaya Bangun Rumah 2 Lantai per m2 2026

Denah Kos 2 Lantai 8 Kamar

Kedua lantai memakai kisi yang sama. Lorong 1,2 m membelah bangunan dari depan ke belakang, dengan dua baris kamar di tiap sisinya.

Baris depan berjendela ke halaman depan, baris belakang berjendela ke taman belakang. Zona tengah selebar 2,4 m menampung dapur atau void di kiri dan tangga di kanan.

Dinding samping menempel batas tetangga. Pergub DKI 20/2024 Pasal 19 huruf j membebaskan kaveling selebar rata-rata 12 m ke bawah dari jarak bebas samping, jadi dinding itu tidak bisa diandalkan untuk jendela.

Kepmen Kimpraswil 403/KPTS/M/2002 meminta lubang penghawaan minimal 5% luas lantai ruangan, dengan ventilasi silang. Hitungan redaksi untuk ruang tidur 9,9 m²: lubang penghawaan minimal 0,5 m².

Jendela 1,2 × 1 m di dinding luar ditambah boven di atas pintu ke lorong sudah melewati angka itu. Kamar 1 menghadap parkir motor, jadi kaca buramnya dipasang di bawah dan jendela bukanya di atas.

Kamar tidur kecil dengan kasur, lampu dinding, serta meja kerja dan kursi di depan jendela
Kamar kecil dengan kasur dan meja kerja/Foto: Aim/Unsplash

Kamar mandi lantai 2 berada tepat di atas kamar mandi lantai 1 sehingga pipa turun lurus. Posisi KM di sisi lorong juga menjaga dinding luar tetap utuh untuk jendela kamar.

1. Lantai 1: Parkir, Dapur Bersama, Empat Kamar

Area GSB selebar 2 m menampung 6 motor dalam petak 5 × 2 m, yaitu 10 m². Menurut Pergub DKI 20/2024 Pasal 46 ayat (2), parkir di antara garis sempadan jalan dan GSB paling banyak 50% luas area itu.

Denah lantai 1 rumah kos 8 kamar lahan 10x15: kamar depan dan belakang berjendela luar, dapur bersama di bawah void, tangga U, parkir motor
Denah lantai 1 kos 8 kamar di lahan 10 × 15 m/Ilustrasi: Jakartabuilding.id

Sisa depan menjadi jalan masuk 1,2 m dan taman 3,8 × 2 m. Di belakang, taman resapan 10 × 4 m sekaligus tempat tangki septik, sehingga total ruang hijau denah ini 47,6 m², di atas syarat 30 m².

Dapur dan area cuci bersama 4,4 × 2,4 m berada di zona tengah, tepat di bawah void lantai 2. Asap dan uap masak naik lewat void ke skylight berjalusi, bukan lewat depan pintu kamar.

Ujung belakang lorong diberi pintu ke taman. Dari sana penghuni menjemur pakaian di jemuran lipat tanpa mengeraskan taman resapan.

2. Lantai 2: Empat Kamar dan Void Cahaya

Lantai atas mengulang empat kamar di bawahnya. Di atas dapur bersama, lantai sengaja dibolongkan menjadi void 4,4 × 2,4 m atau 10,56 m², beratap skylight polikarbonat dengan jalusi di sisinya.

Void ini menerangi lorong lantai 2 dan memberi jendela atas untuk KM kamar 5 dan 6. Konsekuensinya, luas lantai 2 dalam simulasi denah turun menjadi 79,44 m².

Denah lantai 2 rumah kos 10x15 dengan 4 kamar berjendela luar, void sumur cahaya di atas dapur, lorong, dan tangga U
Denah lantai 2 dengan void sumur cahaya/Ilustrasi: Jakartabuilding.id

Kami sengaja tidak menjorokkan lantai 2 ke area GSB atau taman belakang. Balkon memang menggoda, tetapi menambah bidang yang harus dicek ulang terhadap batas KDB 60% menurut Pergub DKI 31/2022 dan GSB.

Baca Juga:  Rumah 2 Lantai Sederhana di Kampung: Denah 6x10 dan Biaya

3. Tangga U dan Lorong

Dengan tinggi lantai 3,2 m, hitungan redaksi memberi 18 anak tangga setinggi 17,8 cm. Dua lengan berisi 8 injakan 30 cm (2,4 m) ditambah bordes 1 m menjadi 3,4 m.

Tangga pun muat di kotak 4,4 × 2,4 m di zona tengah, dengan lebar lengan sekitar 1,2 m.

Ukuran itu masih di dalam patokan Permen PUPR 14/2017. Tinggi anak tangga 15–18 cm, injakan minimal 30 cm, dan bordes dipasang setelah paling banyak 12 anak tangga.

Koridor hunian berkarpet dengan pintu-pintu kamar berderet di kedua sisi
Koridor dengan pintu kamar berderet di kedua sisi/Foto: Praveen Kumar Nandagiri/Unsplash

Lorong 1,2 m adalah pilihan desain kami agar dua orang bisa berpapasan sambil membawa koper. Di lantai 1, kedua ujung lorong berpintu sehingga udara mengalir dari depan ke taman belakang.

Lorong lantai 2 terbuka ke void, tetapi ujung belakangnya tetap perlu jendela atau roster. Tanpa bukaan itu, udara di lantai atas cepat pengap.

Kamar Mandi Dalam atau Luar

Setiap KM di denah berukuran 1,4 × 1,65 m. Ukuran ini sedikit di atas patokan 1,20 × 1,50 m dalam Kepmen Kimpraswil 403/KPTS/M/2002 tentang rumah sederhana sehat.

KM dalam berada di sisi lorong, jauh dari dinding luar. Hanya KM kamar 5 dan 6 yang bisa diberi jendela atas ke void, sedangkan enam KM lain menempel dapur, tangga, atau lemari.

Karena itu semua KM kami beri exhaust fan plafon yang dibuang lewat shaft vertikal ke atap. Kepmen 403/2002 mensyaratkan lubang buang exhaust tidak mengganggu bangunan tetangga maupun ruang tidur, jadi buangan ke dinding samping tidak dipakai.

Exhaust fan plafon 240 CMH tercatat Rp332.500 per buah di katalog survei Bangun Jakarta. Data itu dari survei 2024, yang terbaru untuk barang ini; pipa dan shaft belum dihitung.

Isi satu KM kami hitung dari harga survei Bangun Jakarta 2026. Kloset duduk median Rp2.200.000, floor drain Rp324.150, dan dua kran masing-masing Rp125.000.

Keramik lantai 2,31 m² dan dinding 8,1 m² setinggi 1,5 m dihitung dengan AHSP SE 47/SE/Dk/2026. Ditambah exhaust fan, simulasi totalnya Rp6.060.307 per KM.

  • KM dalam tiap kamar: 8 unit, simulasi isi KM Rp48.482.454, memakan 9,24 m² per lantai.
  • KM luar, satu untuk dua kamar: 4 unit, simulasi isi KM Rp24.241.227, memakan 4,62 m² per lantai.

Dalam simulasi ini selisihnya hanya Rp24,2 juta, sekitar 1,4% dari biaya bangunan.

Baca Juga:  6 Desain Rumah Lahan Sempit di Jakarta

Ruang yang dihemat menurut denah redaksi juga hanya 4,62 m² per lantai. Angka itu kurang dari separuh ruang tidur 9,9 m², jadi KM luar tidak menambah satu kamar pun di lahan ini.

Pilihan kami untuk lahan 10 × 15 adalah KM dalam. Penghematan KM luar terlalu kecil dibanding antrean mandi pagi dan keluhan kebersihan yang harus diurus pemilik setiap minggu.

KM luar baru masuk akal bila kamar dibuat lebih kecil dari 3 × 3 m untuk harga sewa murah. Pada kondisi itu, satu KM untuk dua kamar memberi ruang tidur yang lebih lega.

Anggaran Bangun Kos Delapan Kamar

Menurut portal Bangun Jakarta DCKTRP DKI, model HSB Rumah Tinggal 2 Lantai Model A (area kota, 2026) bernilai Rp10.003.488 per m². Porsi tiap kelompok pekerjaan dari model itu kami terapkan ke kos 169,44 m² sebagai simulasi, bukan penawaran kontraktor.

Grafik anggaran bangun rumah kos 8 kamar 169,44 m2 per komponen pekerjaan
Simulasi anggaran kos 169,44 m² per komponen pekerjaan/Grafik: Jakartabuilding.id
KomponenPorsi HSBSimulasi 169,44 m²
Persiapan lapangan14,2%Rp240.624.140
Struktur30,4%Rp515.590.318
Arsitektur43,3%Rp734.026.497
Plumbing4,0%Rp67.941.316
Mekanikal elektrikal8,1%Rp136.808.719
Total bangunan100%Rp1.694.990.990

Menurut rincian HSB Bangun Jakarta untuk model itu, arsitektur menyedot porsi terbesar, 43,3%. Kos memang punya banyak sekat, pintu, dan keramik basah.

Di sinilah penghematan paling terasa: satu tipe pintu, satu ukuran keramik, dan kusen seragam untuk delapan kamar.

Sebagai pembanding bawah, HSB Bangun Jakarta untuk Gedung Negara Sederhana Rp6.692.361 per m² menghasilkan Rp1.134,0 juta. Rentang HSB Bangun Jakarta Rp1.134,0 juta sampai Rp1.695,0 juta itulah yang wajar dibawa saat membandingkan penawaran.

Penjelasan rentang per m² ada di artikel biaya bangun rumah 2 lantai per m².

Kalkulator di bawah memakai harga bawaan rumah 2 lantai. Tarif sewa, tingkat hunian, dan biaya operasional sengaja dibiarkan sebagai asumsi yang bisa kamu ganti dengan angka di sekitar lahanmu.

Kalkulator Anggaran dan Balik Modal Rumah Kos

Simulasi kasar biaya bangun kos dari luas lantai dan harga per m², lalu lama balik modal dari tarif sewa yang kamu isi sendiri.

Biaya bangun + dana tak terdugaRp1.864.490.107
Pendapatan bersih per tahunRp122.400.000
Perkiraan balik modal bangunan (tahun)15,23

Simulasi awal, belum termasuk tanah, perizinan, jasa perencana, perabot kamar, dan pajak. Hasil bukan penawaran kontraktor atau proyeksi investasi.

Data bawaan: HSB Rumah Tinggal 2 Lantai Model A, Bangun Jakarta DCKTRP DKI 2026 (harga bawaan) · tarif, tingkat hunian, dan biaya operasional adalah asumsi redaksi

Contoh simulasi: 169,44 m² × Rp10.003.488 ditambah dana tak terduga 10% menjadi sekitar Rp1.864,5 juta. Dengan asumsi tarif Rp2.000.000 per kamar, hunian 85%, dan biaya operasional 25%, pendapatan bersihnya Rp122,4 juta per tahun.

Balik modal bangunan dalam contoh itu sekitar 15,2 tahun, atau 10,2 tahun bila biaya bangun mendekati patokan bawah. Angka ini hanya ilustrasi; tanah, perabot kamar, dan pajak belum dihitung.

Izin yang Menahan Kos Baru

Desain yang rapi bisa tertahan di meja perizinan. PP 16/2021 Pasal 11 mewajibkan fungsi bangunan dicantumkan di PBG dan SLF, dan perubahan fungsi membutuhkan PBG perubahan.

Kos yang didaftarkan sebagai rumah tinggal biasa berisiko ditegur saat dicek.

Untuk usaha, KBLI 2025 kode 55909 mencakup rumah kos dan co-living, menggantikan KBLI 2020 kode 55900. Kode baru ini wajib dipakai untuk permohonan baru mulai 15 Juni 2026.

Setelah kos berisi penghuni, Perda DKI 8/2007 Pasal 57 ayat (2) mewajibkan pemilik melaporkan penghuni kepada lurah lewat pengurus RT secara berkala. Detail urutan PBG, OSS, dan lapor RT kami bahas di artikel urutan izin rumah kost Jakarta.

Sebelum membeli lahan atau memesan gambar kerja, minta Informasi Rencana Kota (IRK) dari portal Jakarta Satu. Pastikan tiga angka cocok dengan kasus ini: sub-zona dengan KDB 60% menurut Pergub DKI 31/2022, lebar jalan untuk GSB, dan izin kegiatan rumah kos di sub-zona tersebut.

Bila salah satunya berbeda, misalnya jalan di atas 8 m dengan GSB minimal 5 m, tapak 10 × 9 m hanya menyisakan 1 m di belakang. Jendela kamar 2, 4, 6, dan 8 lalu menghadap celah selebar 1 m, dan taman resapan minimal 30 m² (KDH 20%) harus pindah ke depan dalam simulasi denah.

Pada kondisi itu, hitung ulang denah sebelum mengunci jumlah kamar.

Rina Maula
Ditulis oleh

Rina Maula

Perempuan sli Gamping, Sleman. Suka menulis, membaca, nonton, dan menggambar.

Pos terkait