7 Jenis Tanaman Cocok di Dalam Ruangan

tanaman cocok di dalam ruangan yang terang
Ruangan dengan aneka tanaman dalam pot/Foto: Kellie Enge/Unsplash

Jakartabuilding.id – Tanaman apa yang cocok di dalam ruangan yang jarang terkena matahari? Sobat JB, tujuh tanaman cocok di dalam ruangan yang paling mudah dirawat adalah sansevieria, sirih gading, ZZ plant, peace lily, aglonema, philodendron, dan lili paris.

Ketujuhnya tahan cahaya redup sampai sedang dan tidak perlu disiram setiap hari. Di bawah ini cara merawat masing-masing, mana yang aman untuk rumah dengan kucing atau anjing, dan seberapa besar sebenarnya pengaruh tanaman terhadap udara di dalam rumah.

Bacaan Lainnya

7 Jenis Tanaman Cocok di Dalam Ruangan

Daftar ini disusun untuk kondisi rumah di Jakarta: ruangan yang hanya mendapat cahaya dari jendela, udara lembap, dan penghuni yang sibuk. Semua tanaman di bawah ini mudah ditemukan di penjual tanaman hias.

1. Sansevieria

sansevieria dalam pot tanah liat
Sansevieria dalam pot tanah liat/Foto: Kara Eads/Unsplash

Sansevieria atau lidah mertua adalah pilihan paling tahan banting. Tanaman ini tetap hidup di sudut yang redup, meskipun tumbuh lebih cepat di dekat jendela.

Siram setiap dua sampai tiga minggu, setelah tanahnya benar-benar kering. Penyebab sansevieria mati di dalam rumah hampir selalu terlalu banyak air, bukan kurang air.

2. Sirih Gading

sirih gading menjuntai dari pot
Sirih gading yang menjuntai dari pot/Foto: Kelsey Brown/Unsplash

Sirih gading tumbuh menjuntai atau merambat dan cocok untuk rak tinggi atau gantungan. Daun belangnya akan memudar menjadi hijau polos bila ruangan terlalu gelap, jadi itu tanda pot perlu digeser ke tempat yang lebih terang.

Siram saat 2–3 cm tanah bagian atas sudah kering. Batangnya juga mudah diperbanyak dengan stek yang direndam air.

3. ZZ Plant

daun ZZ plant hijau mengilap
Daun ZZ plant yang hijau mengilap/Foto: ignartonosbg/Pixabay

ZZ plant menyimpan air di umbi di bawah tanah, sehingga tahan lupa disiram. Daunnya hijau mengilap dan tetap rapi di ruangan ber-AC dengan cahaya lampu.

Baca Juga:  7 Pohon Peneduh untuk Halaman Rumah, Lengkap dengan Tinggi Dewasanya

Siram setiap dua sampai tiga minggu. Daun yang menguning dan batang yang lembek biasanya tanda akarnya terlalu basah.

4. Peace Lily

peace lily berbunga putih dekat jendela
Peace lily berbunga di dekat jendela/Foto: Outi Marjaana/Unsplash

Peace lily adalah satu dari sedikit tanaman dalam ruangan yang berbunga putih tanpa perlu sinar matahari langsung. Tempatkan di dekat jendela dengan cahaya terang tidak langsung agar bunganya muncul.

Tanaman ini memberi tanda sendiri saat haus: daunnya terkulai. Setelah disiram, daunnya biasanya tegak kembali dalam beberapa jam.

5. Aglonema

aglonema merah muda
Aglonema varietas merah muda/Foto: ignartonosbg/Pixabay

Aglonema atau sri rejeki punya banyak varietas, dari hijau keperakan sampai merah muda menyala. Varietas hijau lebih tahan cahaya redup, sedangkan varietas merah butuh tempat yang lebih terang agar warnanya tidak pudar.

Siram saat tanah atas mulai kering, dan hindari pot yang menggenang. Aglonema cocok untuk meja ruang tamu atau sudut dekat pintu masuk.

6. Philodendron

philodendron berdaun lebar dalam pot
Philodendron berdaun lebar/Foto: Huy Phan/Unsplash

Philodendron berdaun hati tumbuh merambat seperti sirih gading, sedangkan jenis berdaun besar membentuk rumpun tegak. Keduanya menyukai cahaya sedang dan kelembapan, sehingga cocok untuk iklim Jakarta.

Bersihkan debu di daunnya dengan lap basah setiap dua minggu. Daun yang bersih menyerap cahaya lebih baik di ruangan yang redup.

7. Lili Paris

lili paris dalam pot keramik
Lili paris dalam pot keramik/Foto: Susan Wilkinson/Unsplash

Lili paris berdaun panjang seperti pita dan mengeluarkan anakan yang menggantung dari tangkainya. Tanaman ini butuh cahaya sedang sampai terang, misalnya di ambang jendela yang tidak terkena matahari siang.

Inilah satu-satunya tanaman di daftar ini yang menurut ASPCA tidak beracun bagi kucing dan anjing.

Perbandingan Tujuh Tanaman

tabel perbandingan tujuh tanaman dalam ruangan
Kebutuhan cahaya, siram, dan keamanan untuk hewan peliharaan/Ilustrasi: Jakartabuilding.id

Menurut basis data tanaman ASPCA, sansevieria beracun bagi kucing dan anjing karena mengandung saponin, yang bisa menyebabkan mual, muntah, dan diare.

Sirih gading dan aglonema mengandung kalsium oksalat tak larut yang bisa membuat mulut, lidah, dan bibir hewan perih, ngiler, muntah, dan sulit menelan. ZZ plant, peace lily, dan philodendron satu keluarga talas-talasan (Araceae) dengan keduanya, jadi sebaiknya diperlakukan sama.

Baca Juga:  6 Taman Kota di Jakarta untuk Akhir Pekan, Empat Buka 24 Jam

Rumah dengan kucing, anjing, atau balita yang suka memasukkan benda ke mulut sebaiknya meletakkan tanaman ini di rak tinggi. Bila ingin tanaman di lantai, lili paris adalah pilihan paling aman.

Mitos Tanaman Pembersih Udara

daun sirih gading belang kuning
Daun sirih gading yang belang/Foto: SandeepHanda/Pixabay

Studi NASA tahun 1989 menguji tanaman seperti sansevieria, peace lily, dan aglonema di ruang uji tertutup, dan menemukan tanaman bisa menyerap senyawa seperti benzena dan formaldehida. Hasil ini sering dikutip sebagai bukti tanaman membersihkan udara rumah.

Tapi bukankah beberapa pot tanaman sudah cukup untuk membersihkan udara kamar? Tidak. Analisis Cummings dan Waring menghitung dibutuhkan 10–1.000 tanaman per meter persegi lantai untuk menyamai efek pertukaran udara di bangunan biasa.

Untuk kamar 3 × 3 m, artinya minimal 90 pot. Udara rumah tetap paling efektif dibersihkan dengan ventilasi, sedangkan tanaman lebih tepat dianggap penyejuk mata dan penambah suasana.

Merawat Tanaman di Rumah

menyiram tanaman hias dengan gembor
Menyiram tanaman hias dalam ruangan/Foto: rafidh cell/Unsplash

Menurut saya, kesalahan terbesar merawat tanaman dalam ruangan adalah menyiram menurut jadwal, bukan menurut kondisi tanah. Masukkan jari ke tanah sedalam satu ruas; bila masih lembap, tunda penyiraman.

Gunakan pot berlubang dan buang air yang tertampung di tatakan. Air yang menggenang di tatakan membuat sudut ruangan lembap dan bisa memicu jamur, seperti dibahas dalam artikel bahaya jamur dinding.

Putar pot seperempat putaran setiap minggu agar tanaman tumbuh rata ke arah cahaya. Untuk teras atau halaman yang terkena matahari langsung, pilih jenis lain seperti dalam daftar tanaman hias tahan panas.

Tanaman dalam ruangan tidak menggantikan jendela yang terbuka, tetapi ruangan yang hijau selalu terasa lebih hidup.

 

Rina Maula
Ditulis oleh

Rina Maula

Perempuan sli Gamping, Sleman. Suka menulis, membaca, nonton, dan menggambar.

Pos terkait