Jakartabuilding.id – “Kalau mau membangun rumah sekarang, gaya apa yang tidak cepat ketinggalan?” Sobat JB, tren desain rumah baru untuk 2026 bergerak ke tiga arah: ruang yang kembali punya batas, material yang terasa alami, dan rumah yang lebih hemat energi.
Tren ini dirangkum dari laporan Pinterest Predicts 2026, ulasan desainer di media rumah internasional, dan aturan energi terbaru di Indonesia. Di bawah ini lima trennya, contoh penerapannya, dan mana yang paling masuk akal untuk iklim tropis.
5 Tren Desain Rumah Baru

Kelima tren di bawah bisa dipakai sebagian. Rumah tidak perlu mengikuti semuanya untuk terasa baru.
1. Ruang Kembali Diberi Batas

Denah terbuka total, dengan dapur, ruang makan, dan ruang keluarga dalam satu ruang besar, mulai ditinggalkan. Hunker mencatat orang kini lebih memilih ruang yang punya zona jelas, ditandai sofa berbentuk L, karpet, atau sekat ringan.
Untuk rumah di Indonesia, alasannya praktis: bau masakan dan asap dapur tidak menyebar ke ruang tamu. Sekat kaca atau rak terbuka memberi batas tanpa membuat ruang gelap.
2. Material Alami dan Bertekstur

Dinding bertekstur, kayu dengan beberapa warna, batu alam, dan anyaman menggantikan permukaan mulus dan mengilap. Di fasad, tren ini terlihat pada bata ekspos, roster, dan kisi kayu.
Roster punya keuntungan ganda di iklim tropis. Udara bisa mengalir, sementara cahaya matahari langsung tersaring.
3. Atap Surya untuk Rumah

Panel surya di atap mulai dipertimbangkan sejak awal desain, bukan ditambahkan belakangan. Permen ESDM 2/2024 tentang PLTS atap menghapus skema ekspor listrik ke PLN, sehingga listrik dari panel paling menguntungkan bila dipakai langsung pada siang hari.
Menurut saya, rumah yang ramai dipakai siang hari, misalnya rumah kantor atau rumah dengan banyak AC, paling cepat merasakan manfaatnya. Sisakan bidang atap yang menghadap utara atau timur tanpa terhalang pohon.
4. Ruang Kerja di Dalam Rumah

Kebiasaan bekerja dari rumah membuat ruang kerja kecil menjadi kebutuhan, bukan sisa ruang. Ruang 2×2 meter dengan jendela dan pintu yang bisa ditutup sudah cukup untuk satu meja dan rak.
Taruh ruang kerja jauh dari ruang keluarga dan dapur. Suara televisi dan blender adalah pengganggu rapat daring yang paling sering.
5. Sentuhan Neo Deco dan Bentuk Lengkung

Pinterest Predicts 2026 menyebut tren Neo Deco, yaitu motif geometris ala Art Deco dengan aksen kuningan dan krom. Pencarian “brass aesthetic” dan “leather banquette” masing-masing naik 35%.
Lengkungan juga muncul di ambang pintu, cermin, dan kepala tempat tidur. Tapi bukankah lengkungan sulit dan mahal dikerjakan? Untuk ambang pintu atau ceruk dinding, tukang bisa membentuknya dengan rangka hollow dan papan gypsum, jadi biayanya tidak jauh dari dinding biasa.
Tren yang Paling Cocok untuk Iklim Tropis

Dari kelima tren, material bertekstur dan roster paling cocok untuk rumah tropis karena membantu sirkulasi udara. Panel surya juga masuk akal karena matahari bersinar hampir sepanjang tahun.
Tren dekoratif seperti Neo Deco sebaiknya dipakai di elemen yang mudah diganti, misalnya lampu, cermin, atau pegangan pintu. Ide fasad yang tetap sejuk ada di artikel desain rumah tropis, dan pilihan warna dinding yang tidak menyerap panas ada di artikel warna rumah adem.
Dari lima tren ini, mana yang paling ingin Anda terapkan di rumah baru?






