Jakartabuilding.id – Upah pasang granit per m2 ukuran 60×60 adalah Rp80.334 menurut simulasi patokan resmi DKI 2026, tanpa bahan, sedangkan 40×40 Rp56.530 dan 30×30 Rp52.493 per m². Plint 60 cm menambah Rp26.248 per meter lari. Semua angka berasal dari koefisien AHSP Kementerian PU dikali upah harian Kepgub DKI 1142/2025.
Selisih 42% antara 60×60 dan 40×40 itu bukan karena tukangnya lebih lama. Penyebabnya ada di kolom pekerja, Sobat JB, dan itu yang perlu kamu pahami sebelum menawar.
Upah Pasang Granit per M2 Menurut AHSP
Rujukan koefisien adalah Lampiran VI SE Dirjen Bina Konstruksi 47/SE/Dk/2026 yang terbit 20 Februari 2026. Upah hariannya diambil dari katalog Bangun Jakarta milik Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI, yang kami cek ulang pada 20 Oktober 2026.
Menurut katalog itu, upah 2026 per orang hari (OH) adalah pekerja Rp229.195, tukang batu Rp241.112, kepala tukang Rp262.029, dan mandor Rp277.239. Upah per m² = koefisien × upah harian untuk keempat tenaga, lalu dijumlahkan.Item AHSP (satuan) Koefisien OH pekerja / tukang / kepala tukang / mandor Upah pekerja Upah tukang Upah per satuan Lantai granit 30×30 (3.9.4.1 / 3.9.5.1, per m²) 0,1429 / 0,0714 / 0,0071 / 0,0024 Rp32.752 Rp17.215 Rp52.493 Lantai granit 40×40 (3.9.4.2 / 3.9.5.2, per m²) 0,1538 / 0,0769 / 0,0077 / 0,0026 Rp35.250 Rp18.542 Rp56.530 Lantai granit 60×60 (3.9.4.3 / 3.9.5.3, per m²) 0,2500 / 0,0833 / 0,0083 / 0,0028 Rp57.299 Rp20.085 Rp80.334 Plint 10–15 × 40 cm (3.9.4.5, per m’) 0,0667 / 0,0333 / 0,0033 / 0,0011 Rp15.287 Rp8.029 Rp24.486 Plint 10–15 × 60 cm (3.9.4.6, per m’) 0,0714 / 0,0357 / 0,0036 / 0,0012 Rp16.365 Rp8.608 Rp26.248 Poles granit alam, teraso, marmer (3.9.9.11, per m²) 0,2222 / 0,1111 / 0,0111 / 0,0037 Rp50.927 Rp26.788 Rp81.649
Contoh satu baris: granit 60×60 = 0,2500 × Rp229.195 + 0,0833 × Rp241.112 + 0,0083 × Rp262.029 + 0,0028 × Rp277.239. Hasilnya Rp57.299 + Rp20.085 + Rp2.175 + Rp776 = Rp80.334 per m² (simulasi).
Ada satu temuan yang memudahkan hitungan. Di AHSP 2026, koefisien untuk homogeneous tile (yang di toko disebut granit tile) sama persis dengan ubin granit batu alam, dan versi polished sama dengan unpolished.
Grafik di atas memperlihatkan bagian biru (pekerja) yang membengkak pada 60×60. Bagian kuning (tukang) nyaris sama panjang di ketiga ukuran.
Mengapa Ukuran 60 × 60 Lebih Mahal
Koefisien tukang 60×60 adalah 0,0833 OH per m², artinya satu tukang dihitung menyelesaikan sekitar 12 m² sehari. Untuk 40×40, AHSP mencantumkan 0,0769 OH, atau sekitar 13 m² sehari, jadi bedanya hanya satu meter persegi menurut AHSP.
Pekerja lain ceritanya. Di AHSP 2026, koefisien pekerja 60×60 adalah 0,2500 OH (4 m² per orang per hari), sedangkan 40×40 hanya 0,1538 OH (sekitar 6,5 m²), atau 1,6 kali lipat.
Pekerja adalah tenaga yang mengangkut keping, mengaduk spesi, dan melayani tukang. Keping 60×60 lebih berat dan lebih mudah retak bila salah angkat, jadi wajar bila AHSP memberi porsi tenaga bantu lebih besar.
Makin besar keping, makin banyak tenaga untuk mengangkat dan menyetelnya. Foto di atas memang bukan pemasangan granit, melainkan panel lantai akses di gedung, tetapi alat angkat vakum seperti itu juga dipakai untuk keping granit besar di proyek besar. Di rumah tinggal, keping biasanya masih diangkat dengan tangan.
Konsekuensinya praktis. Kalau tukang meminta tarif 60×60 lebih tinggi daripada 40×40, itu sejalan dengan patokan resmi, bukan akal-akalan.
Plint, Poles, dan Granit Ukuran Besar
Plint sering terlupa saat menghitung. Untuk ruang 4 × 5 m, kelilingnya 18 m, dan setelah dikurangi pintu 0,9 m masih ada 17,1 m plint yang dibayar per meter lari.
Item poles (3.9.9.11) ditujukan untuk teraso, granit batu alam, dan marmer. Upahnya Rp81.649 per m² menurut simulasi kami, hampir sama dengan memasang granit 60×60 itu sendiri, ditambah sewa mesin poles 0,1 unit hari per m².
Menurut kami, granit tile berlabel polished tidak perlu dipoles ulang setelah dipasang karena kilapnya sudah dari pabrik. Item poles lebih relevan untuk granit alam yang dipotong di lokasi atau lantai teraso lama.
Ukuran 60×120 atau 80×80 tidak punya item di Lampiran VI. Seluruh item lantai granit dan homogeneous tile di sana memakai adukan semen dan pasir 1:2, bukan perekat instan.
Di lapangan, keping besar umumnya dipasang dengan mortar perekat khusus granit tile. Katalog survei Bangun Jakarta mencatat harga 2026 untuk MU-400 GranitFix Rp2.700–Rp4.800 per kg, dengan median Rp3.400 dari lima data.
Jangan tertukar dengan perekat keramik biasa. Lembar data teknis MU-420 CeraFix dari Saint-Gobain (2021) membatasi pemakaiannya untuk keramik maksimal 40×40.
Contoh Ruang Tamu 4 × 5 M

Luas lantainya 20 m², jadi upah lantai 60×60 = 20 × Rp80.334 = Rp1.606.680 (simulasi). Plint 17,1 m × Rp26.248 = Rp448.841.
Ditambah biaya umum dan keuntungan 10%, perkiraan upah totalnya Rp2.261.073. Dengan granit 40×40, upah lantainya Rp1.130.600, lebih hemat Rp476.080 untuk ruang yang sama.
Bandingkan dengan bahannya. Harga survei Bangun Jakarta 2026 untuk homogeneous tile 60×60 polished bermedian Rp68.400 per keping (21 data), dan unpolished Rp50.000 (35 data).
Dengan 2,917 keping per m² sesuai AHSP, plus semen Rp1.500/kg, semen warna Rp19.500/kg, dan pasir pasang Rp525.000/m³ dari katalog yang sama, bahan 60×60 polished sekitar Rp263.396 per m² (simulasi). Upah hanya sekitar 23% dari total tenaga dan bahan.
Hitungan bahan lantai selengkapnya, termasuk sisa potong per ukuran, ada di artikel biaya pasang keramik per m2. Di skema, keping kuning adalah potongan; sisa 20 cm dari baris atas bisa dipakai untuk kolom kanan.
Kalkulator Upah Pasang Granit
Upah tenaga (tanpa bahan) dari koefisien AHSP SE 47/SE/Dk/2026 dikali upah harian DKI 2026 (Kepgub 1142/2025) untuk lantai granit atau homogeneous tile dengan adukan semen 1:2.
Simulasi patokan resmi, bukan harga pasar: belum termasuk granit, semen, pasir, perekat instan, dan sewa alat. Upah per m² = koefisien AHSP SE 47/2026 × upah DKI 2026 (Kepgub 1142/2025). Ukuran di atas 60×60 tidak ada di AHSP; tukang biasanya menghitung tarif tersendiri.
Contoh dari kalkulator: ruang 5 × 4 m, granit 60x60, pintu 0,9 m, plint x60, dan biaya umum 10% menghasilkan perkiraan upah total Rp2.261.073 (simulasi). Angka ini patokan resmi, bukan janji harga; tukang di lapangan bisa meminta tarif lain sesuai lokasi dan kerumitan.
Cara Membaca Penawaran Tukang Granit
Penawaran tukang jarang dipecah seperti AHSP. Supaya bisa dibandingkan dengan simulasi di atas, tanyakan lima hal ini.
- Ukuran keping yang dipakai. Tarif 40x40 dan 60x60 seharusnya berbeda, sesuai selisih tenaga pekerja di AHSP.
- Adukan semen-pasir atau perekat instan. Bila perekat instan, pastikan siapa yang membeli dan apakah jenisnya untuk granit tile.
- Plint dihitung per meter lari atau sudah termasuk tarif per m² lantai.
- Bongkar lantai lama dan angkut puing. Lampiran VI tidak memuat item bongkar keramik, jadi bagian ini selalu harga kesepakatan.
- Harian atau borongan. Bila harian, kalikan jumlah tukang dan pekerja dengan tarif harian, lalu bandingkan dengan luas yang selesai per hari.
Untuk poin terakhir, rincian tarif harian per jenis tukang ada di artikel upah tukang Jakarta 2026. Patokan AHSP mengandaikan regu yang terdiri dari tiga pekerja untuk setiap tukang pada ukuran 60x60.
Bila penawaran borongan jauh di bawah simulasi, periksa apakah regunya cukup. Lantai granit yang dikejar cepat dengan tenaga kurang biasanya berakhir dengan keping kopong dan nat tidak lurus.
Pegang simulasi Rp80.334 per m² (AHSP × upah DKI) untuk 60x60 sebagai titik awal menawar, lalu sesuaikan dengan ukuran, perekat, dan lantai berapa granit itu dipasang.






