Biaya Cor Dak per m2 2026 dan Rinciannya

pekerja meratakan beton segar di atas pelat lantai bertulang, dengan pipa pompa beton menuangkan adukan
Pengecoran pelat lantai beton dengan pompa beton/Foto: William Alden, CC BY-SA 2.0 via Wikimedia Commons

Jakartabuilding.id – Biaya cor dak per m2 di Jakarta tahun 2026 sekitar Rp874 ribu sampai Rp985 ribu untuk pelat beton bertulang tebal 12 cm, belum termasuk sewa pompa bila memakai ready mix. Angka itu sudah mencakup beton, besi, bekisting, upah, dan biaya umum 10%.

Sobat JB, rentang ini kami hitung sendiri dari koefisien resmi Kementerian PU dan harga survei Pemprov DKI, dicek 6 Oktober 2026. Di bawah ada rincian per komponen, kapan ready mix lebih hemat daripada molen, dan cara membaca penawaran borongan dari mandor.

Bacaan Lainnya

Rincian Biaya per Meter Persegi

Grafik biaya cor dak per m2 per komponen: beton, besi ulir, bekisting untuk manual, molen, dan ready mix
Rincian biaya cor dak per m² per metode/Grafik: Jakartabuilding.id

Dasarnya adalah Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) dalam lampiran VI SE Dirjen Bina Konstruksi Nomor 47/SE/Dk/2026. Lampiran itu memuat koefisien upah dan bahan untuk tiap pekerjaan beton, dari pembesian sampai bongkar bekisting.

Harga bahan memakai median survei di portal Bangun Jakarta milik Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan DKI. Upah harian memakai angka di portal yang sama, yang mengacu pada UMP 2026. Contohnya semen Rp1.500/kg, besi ulir D10 Rp10.200/kg, dan upah tukang Rp241.112 per hari.

Komponen per m²Isi hitunganBiaya (sebelum 10%)
Beton 0,12 m³molen fc’ 25 MPa + angkat ke lantai 2Rp237 ribu
Besi ulir 18 kgpenulangan pelat, kawat bendratRp259 ribu
Bekisting + perancahplywood, balok kayu, dolken, upah pasang dan bongkarRp398 ribu

Totalnya Rp895 ribu, menjadi Rp984 ribu per m² setelah biaya umum dan keuntungan 10% (hitungan redaksi). Dengan ready mix truk standar, pos beton turun ke Rp137 ribu sehingga totalnya Rp874 ribu, belum termasuk sewa pompa.

Baca Juga:  Biaya Renovasi Rumah 2026: Hitung per Bagian dari Patokan Resmi

Volume beton tidak sulit dihitung: 1 m² × 0,12 m = 0,12 m³. Besi 18 kg kami turunkan dari asumsi analisa harga SNI 7394:2008 untuk pelat, yaitu 150 kg per m³ beton dikali tebal 0,12 m. Ini angka estimasi biaya, bukan hasil desain struktur.

Bagian yang paling sering membuat kaget justru bekisting. Porsinya 44–50% dari biaya dak, lebih besar daripada beton maupun besi.

Beton: Manual, Molen, atau Ready Mix

Grafik titik impas biaya ready mix plus sewa pompa dibanding beton molen menurut luas dak
Titik impas ready mix plus pompa vs molen/Grafik: Jakartabuilding.id

Pada hitungan AHSP, beton aduk manual fc’ 20 MPa jatuh di Rp1,71 juta per m³. Beton molen fc’ 25 MPa hampir sama, Rp1,70 juta, karena tambahan semen dan sewa molen diimbangi upah yang lebih sedikit (keduanya sebelum biaya umum 10%).

Untuk dak lantai 2, ada tambahan ongkos mengangkat adukan. AHSP menghitung 1,07 orang-hari pekerja dan 0,11 orang-hari mandor per m³ untuk setiap kenaikan 4 m, sekitar Rp276 ribu per m³.

Ready mix dijual per m³ dengan label mutu K. Pusat Readymix mencantumkan K-300 truk standar Rp990 ribu dan truk mini Rp1,3 juta, sudah termasuk PPN 11%. Mitra Beton Perkasa memasang K-300 Rp950 ribu.

K-300 lazim dipadankan secara kasar dengan fc’ sekitar 24–25 MPa (konversi kubus ke silinder, bukan padanan resmi), jadi cantumkan mutu fc’ saat memesan.

Kelihatannya ready mix jauh lebih murah. Ada syarat yang sering terlewat: catatan pada item pengecoran ready mix di AHSP menyebut penuangan dari ketinggian lebih dari 1 m harus memakai pompa.

Sewa pompa mini sekitar Rp3,5 juta dan pompa standar Rp4 juta per pengecoran menurut daftar harga Mitra Beton Perkasa. Untuk satu kali pengecoran, biaya ini relatif tetap berapa pun luas daknya, selama masih dalam batas volume dan jam sewa.

Baca Juga:  RAB Rumah Type 45 dan 60 per Pekerjaan

Di situ titik impasnya. Untuk dak di bawah kira-kira 30–40 m², molen di lokasi masih lebih hemat. Di atas itu, ready mix plus pompa makin murah per meternya.

Contohnya dak kamar tambahan 40 m². Molen menghabiskan sekitar Rp39,4 juta, sedangkan ready mix truk standar plus pompa Rp4 juta sekitar Rp38,9 juta. Selisihnya tipis, jadi pilihan bisa ditentukan oleh hal lain.

Tanyakan juga volume minimum per truk, karena dak 40 m² hanya butuh sekitar 4,9 m³ beton.

Kami condong ke ready mix begitu luasnya lewat 40 m², asalkan truk bisa masuk ke lokasi. Mutunya seragam dari batching plant, dan pengecoran bisa selesai dalam satu hari sehingga risiko sambungan di tengah pelat lebih kecil.

Besi Ulir atau Wiremesh

pekerja mengikat jaring besi tulangan pelat lantai di atas lapisan kerikil sebelum dicor, di antara kolom beton rumah
Pekerja mengikat jaring tulangan pelat lantai dasar di atas kerikil sebelum dicor/Foto: Khaosaming, CC BY-SA 3.0 via Wikimedia Commons

Hitungan di atas memakai besi ulir 18 kg per m². Dengan koefisien AHSP 2026, tiap kilogram terpasang butuh Rp14.404 untuk besi, kawat, dan upah, sehingga totalnya Rp259 ribu per m².

Wiremesh M8 dengan jarak 15 cm beratnya sekitar 5,3 kg per m² untuk satu lapis (berat teoretis). Dua lapis berarti 10,5 kg dan sekitar Rp117 ribu per m² sebelum biaya umum, dengan upah pasang yang lebih kecil dari besi ulir.

Tapi apakah wiremesh dua lapis setara dengan besi ulir 18 kg? Tidak otomatis.

Jumlah besi yang dibutuhkan bergantung pada bentang pelat, jarak balok, dan beban. Penggantian sebaiknya hanya dilakukan atas persetujuan perencana struktur.

Kalau ingin membandingkan harga per batang, harga besi D10 dan D13 terbaru ada di daftar harga besi beton per batang.

Bekisting dan Perancah, Pos Termahal

bekisting pelat lantai dari balok kayu dan papan multipleks yang ditopang puluhan tiang penyangga baja di bawahnya
Bekisting pelat lantai ditopang tiang penyangga baja/Foto: Lumber Jack second account, CC BY 3.0 via Wikimedia Commons

AHSP menghitung bekisting pelat lantai dengan asumsi tiga kali pakai. Per m² dibutuhkan 0,127 lembar plywood 12 mm, 0,00465 m³ balok kayu kelas II, dan 1,95 batang dolken sebagai tiang perancah.

Baca Juga:  Biaya Pondasi Rumah per Ukuran Lahan 2026

Upah pasang dan bongkarnya Rp253 ribu per m², bahannya Rp145 ribu. Dolken 8–10 cm panjang 4 m dihitung Rp28.500 per batang (median survei, sebarannya Rp14.000–54.000), plywood 12 mm Rp160.000 per lembar.

Harga plywood, balok kayu, dan wiremesh di portal hanya tersedia untuk tahun 2025, sewa molen hanya data 2024, dan harga paku kami ambil dari harga eceran daring. Angka akhirnya bisa sedikit bergeser.

Satu kesalahan umum: bekisting dibongkar terlalu cepat demi mengejar jadwal pasang bata. Perancah yang dicabut sebelum beton cukup kuat bisa membuat pelat melendut, dan biaya perbaikannya jauh di atas sewa dolken beberapa minggu.

Harga Borongan Cor Lantai per Meter

Mandor biasanya menawarkan dua pola: borongan upah saja, atau borongan lengkap dengan bahan. Dari koefisien AHSP, porsi upah murni dak 12 cm sekitar Rp334 ribu per m² dengan ready mix dan Rp391 ribu dengan molen, sebelum biaya umum dan termasuk bongkar bekisting.

Penawaran borongan upah yang jauh di bawah angka itu perlu ditanya rinciannya. Biasanya ada pekerjaan yang tidak masuk, misalnya bongkar bekisting atau angkat adukan ke lantai 2.

Penawaran lengkap di atas Rp1 juta per m² juga belum tentu mahal. Cek apakah sudah termasuk balok, pompa, atau beton mutu lebih tinggi.

Hitungan ini hanya untuk pelat. Balok, kolom, dan tangga dihitung terpisah, dan gambaran biaya seluruh rumah ada di ulasan biaya bangun rumah 2 lantai per m2.

Dak berbentang lebar atau rooftop bertaman butuh hitungan struktur sendiri, dan angkanya bisa jauh berbeda dari rentang di atas.

Rina Maula
Ditulis oleh

Rina Maula

Perempuan sli Gamping, Sleman. Suka menulis, membaca, nonton, dan menggambar.

Pos terkait