Jakartabuilding.id – Muat nggak kasur queen di kamar 3×3? Jawabannya muat, Sobat JB, asal lemari pindah ke samping. Kasur 160×200 cm masih menyisakan satu meter di ujung kaki.
Pertanyaan itu yang paling menentukan desain kamar tidur 3×3 meter. Di bawah ini lima susunan dengan hitungan sisa lantai, plus satu soal yang sering keliru: ukuran AC-nya.
Patokan Ruang Kamar Sempit
Kamar 3×3 berarti 9 m² lantai. Ukuran kasur di Indonesia mengikuti nomor: nomor 1 90×200 cm, nomor 3 120×200 cm, nomor 4 160×200 cm, dan nomor 5 180×200 cm, menurut panduan IKEA Indonesia.
Untuk hitungan di artikel ini, kami memakai dua asumsi: jalur jalan satu orang 60 cm dan lemari pakaian sedalam 60 cm. Semua kasur dianggap sepanjang 200 cm.
Kasur
Sisa lebar kamar
Sisa di ujung kaki
Muat lemari di samping?
No. 3 (120×200)
180 cm
100 cm
Ya, plus meja kerja
No. 4 (160×200)
140 cm
100 cm
Ya, bila kasur menempel dinding
No. 5 (180×200)
120 cm
100 cm
Pas-pasan, lorong 60 cm
1. Kasur 120 Menempel Dinding
Ini susunan paling lega. Kasur menempel dinding panjang, menyisakan 180 cm untuk lemari dan meja kerja.
Taruh lemari di dinding seberang kasur dan meja kerja di bawah jendela. Lorong di antaranya masih sekitar 120 cm.
Menurut saya, ukuran nomor 3 inilah yang paling masuk akal untuk kamar anak remaja atau kamar kos. Tidurnya nyaman, dan kamarnya tidak berubah jadi “kasur dengan dinding”.
2. Kasur 160 Digeser ke Sudut
Untuk pasangan, kasur queen 160×200 tetap bisa. Ada harganya. Syaratnya, satu sisi kasur menempel dinding sehingga sisa 140 cm terkumpul di satu sisi.
Sisa itu cukup untuk lemari 60 cm dan lorong 80 cm. Kekurangannya, orang yang tidur di sisi dinding harus naik-turun lewat ujung kasur.
Tapi bukankah kasur di tengah lebih enak dilihat? Memang. Hanya saja, di tengah, sisa kiri-kanan tinggal 70 cm per sisi, cukup untuk nakas, tidak untuk lemari.
3. Kasur di Tengah dengan Ranjang Laci
Kalau tetap ingin kasur di tengah, pindahkan ruang simpan ke bawah kasur. Ranjang dengan laci atau hydraulic storage bisa menggantikan sebagian lemari.
Sisanya pakai rak dinding di atas kepala ranjang dan gantungan baju di balik pintu. Lantai tetap bersih, dan kedua sisi kasur bisa dipakai naik.
Sisa 70 cm di kiri-kanan pas untuk nakas selebar 40 cm. Pilih nakas gantung supaya kolong tetap bisa disapu.
4. Kasur 180 Butuh Kompromi
Kasur nomor 5 menyisakan 120 cm di satu sisi. Setelah lemari 60 cm, lorong tinggal 60 cm, pas untuk jalan satu orang tanpa membawa keranjang cucian.
Jujur, saya tidak akan memaksakan ukuran ini di kamar 3×3. Terlalu mepet. Selisih 20 cm dari queen jarang terasa saat tidur, tapi sangat terasa saat berjalan.
5. Lemari Pintu Geser
Pintu lemari yang membuka keluar makan ruang di depannya. Di lorong 60–80 cm, pintu engsel sering menabrak kasur sebelum terbuka penuh.
Pilih lemari pintu geser, atau lemari tanam sampai plafon dengan pintu sempit 40 cm yang tetap bisa dibuka penuh meski lorong di depannya hanya selebar satu langkah. Cermin di pintu geser juga membantu kamar terasa lebih luas.
Ukuran AC yang Pas
Banyak orang langsung membeli AC 1/2 PK untuk kamar 3×3. Padahal, menurut rumus di panduan Daikin Indonesia, beban dasar iklim tropis sudah 600–700 BTU per m².
Hitungan redaksi: 9 m² × 600–700 BTU = 5.400–6.300 BTU. Tambah sekitar 600 BTU per penghuni, jadi 6.600–7.500 BTU untuk dua orang.
Sebagai pembanding, AC 1/2 PK setara sekitar 5.000 BTU dan 3/4 PK sekitar 7.000 BTU. Untuk kamar berpenghuni dua, apalagi yang dindingnya kena matahari sore, 3/4 PK lebih aman.
Kamar tidurmu sekarang pakai kasur nomor berapa, dan lemarinya menghadap ke mana?

