6 Gedung Tertinggi di Jakarta 2026 Menurut Data CTBUH

kawasan Bundaran HI dengan gedung tertinggi di Jakarta, menara Thamrin Nine, di latar belakang
Kawasan Bundaran HI dan menara Thamrin Nine/Foto: RasyaAbhirama13/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Jakartabuilding.id – Sampai 2016, gedung tertinggi di Jakarta masih Wisma 46 yang selesai dibangun tahun 1996. Kini rekornya dipegang Autograph Tower di Thamrin dengan tinggi 382,9 meter, lebih dari 120 meter di atas Wisma 46.

Sobat JB, daftar di bawah ini memakai data The Skyscraper Center milik Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH), acuan yang paling banyak dipakai untuk mengukur tinggi gedung dunia. Hanya gedung yang sudah selesai yang masuk peringkat, dicek pada 30 September 2026.

Bacaan Lainnya
PeringkatGedungTinggiLantaiSelesaiKawasan
1Autograph Tower382,9 m752022Thamrin
2Luminary Tower301,2 m642023Thamrin
3Gama Tower285,5 m642016Rasuna Said
4Treasury Tower279,5 m572018Senopati
5Jakarta Mori Tower265,6 m572022Sudirman
6Wisma 46261,9 m461996Sudirman

1. Autograph Tower, 382,9 Meter

dua menara kaca Autograph Tower dan Luminary Tower dilihat dari jalan Thamrin
Autograph Tower dan Luminary Tower, Thamrin Nine/Foto: Alif Mikail/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Autograph Tower adalah gedung tertinggi di Jakarta sekaligus di Indonesia. Menara 75 lantai di kompleks Thamrin Nine ini rampung pada 2022.

Desainnya dari firma Amerika Kohn Pedersen Fox (KPF), dengan PT Paramita Abirama Istasadhya sebagai arsitek pelaksana lokal. Pengembangnya PT Putra Gaya Wahana.

Isinya campuran hotel dan kantor, dengan struktur komposit beton-baja. Ciri yang paling mudah dikenali dari jalan adalah dek observasi yang menjorok keluar di bagian atas.

Hitungan redaksi: Autograph lebih tinggi 97,4 meter dari Gama Tower, pemegang rekor sebelumnya.

2. Luminary Tower, Tetangga Sekompleks

diagram potongan Autograph Tower dan Luminary Tower dengan warna berbeda untuk kantor, hotel, hunian, dan ritel
Diagram fungsi Luminary dan Autograph Tower/Foto: dok. Kohn Pedersen Fox

Luminary Tower berdiri di kompleks yang sama dengan Autograph. Tingginya 301,2 meter dengan 64 lantai, selesai pada 2023.

Arsitek dan pengembangnya pun sama: KPF dan PT Putra Gaya Wahana. Fungsinya lebih beragam, dari hotel 158 kamar, 180 unit hunian, kantor, sampai ritel.

Menurut saya, pasangan menara ini yang paling mengubah wajah Bundaran HI dalam sepuluh tahun terakhir.

3. Gama Tower di Rasuna Said

menara kaca Gama Tower di Rasuna Said dilihat dari gedung tinggi di dekatnya
Gama Tower, Rasuna Said, Juli 2024/Foto: InterEdit88/Wikipedia (CC BY-SA 4.0)

Gama Tower di koridor Rasuna Said setinggi 285,5 meter dan selesai pada 2016. Gedung 64 lantai ini juga dikenal sebagai Menara Rasuna atau Cemindo Tower.

Rancangannya dikerjakan PT Sekawan DesignInc Arsitek untuk PT Wahana Nusantara. Isinya kantor dan hotel 272 kamar.

Gama mengantongi sertifikasi hijau Greenship Gold. Jarang ada gedung setinggi ini yang memamerkan label efisiensi energinya.

4. Treasury Tower di Senopati

pintu masuk ASHTA District 8 di kaki menara kaca kompleks District 8 pada malam hari
Kaki kompleks District 8, lokasi Treasury Tower/Foto: Whatsup236/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Treasury Tower setinggi 279,5 meter dengan 57 lantai, rampung pada 2018. Gedung perkantoran ini bagian dari kompleks District 8 @ Senopati milik Agung Sedayu Group.

Strukturnya seluruhnya beton, dengan perencana struktur Wiratman. Treasury jadi bukti bahwa gedung pencakar langit Jakarta tidak lagi hanya berjejer di Sudirman-Thamrin.

5. Jakarta Mori Tower

Jakarta Mori Tower menjulang di tepi Jalan Sudirman dilihat dari udara
Jakarta Mori Tower di Sudirman/Foto: dok. Mori Building

Jakarta Mori Tower di Sudirman setinggi 265,6 meter dan selesai pada 2022. Gedung kantor 57 lantai ini dikembangkan Mori Building dari Jepang.

Desainnya kolaborasi Shimizu Corporation dan KPF, dengan PDW Architects sebagai arsitek pelaksana. Di dalamnya ada ruang teater setinggi 9 meter.

Gedung ini mengantongi sertifikasi Green Mark dan WELL Core Gold. Yang kedua menilai kesehatan penghuni, bukan hanya hemat energi.

6. Wisma 46, Juara 20 Tahun

menara Wisma 46 berpuncak runcing biru di tepi kali Sudirman
Wisma 46 di Jalan Sudirman, Januari 2025/Foto: Medelam/Wikimedia Commons (CC BY 4.0)

Wisma 46 di Jalan Jenderal Sudirman Kavling 1 setinggi 261,9 meter dengan 46 lantai. Menara di kompleks BNI City ini selesai pada 1996.

Arsiteknya DP Architects dari Singapura dan Zeidler Partnership Architects dari Kanada. Puncaknya yang runcing seperti ujung pena masih jadi penanda Sudirman sampai sekarang.

Wisma 46 memegang rekor tertinggi selama 20 tahun, sampai Gama Tower selesai pada 2016. Rekor Autograph baru berumur empat tahun.

Yang Sedang Dibangun

render dua menara Oasis Central Sudirman di antara gedung Sudirman
Render Oasis Central Sudirman, target 2028/Foto: dok. Anggara Architeam

Dua proyek berikutnya belum menggeser Autograph. Oasis Central Sudirman Tower 2 dirancang setinggi 331 meter dengan 75 lantai, ditargetkan selesai 2028, rancangan firma NBBJ.

Indonesia-1 North Tower di Thamrin sudah topped out secara struktur di ketinggian 306 meter dan ditargetkan rampung 2027. Begitu keduanya selesai, Luminary Tower turun ke peringkat empat.

Peringkat ini akan berubah begitu Indonesia-1 resmi selesai; cek lagi daftarnya di akhir 2027.

Rina Maula
Ditulis oleh

Rina Maula

Rina Maula menulis untuk Kastakilat.id. Setiap artikel diriset dari sumber primer dan diperiksa redaksi sebelum tayang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *