Harga Bata Ringan per Kubik 2026 di Jakarta

Tumpukan bata ringan AAC putih di atas palet kayu di lokasi proyek, dengan gundukan pasir dan wiremesh di depannya
Tumpukan bata ringan di atas palet proyek/Foto: Игоревич/Wikimedia Commons (CC BY-SA 3.0)

Jakartabuilding.id – Banyak orang membandingkan harga bata ringan per kubik dari dua toko tanpa menanyakan tebalnya. Padahal satu kubik bata tebal 7,5 cm berisi 111 biji, sedangkan tebal 10 cm hanya 83 biji.

Survei harga Dinas Cipta Karya DKI 2026 mencatat median Rp5.500 per biji untuk tebal 7,5 cm dan Rp7.300 untuk tebal 10 cm. Menurut hitungan redaksi, keduanya setara sekitar Rp608.000–611.000 per kubik. Panduan ini membawa angka itu sampai ke biaya dinding terpasang per m².

Bacaan Lainnya

Harga Bata Ringan per Kubik 2026

Data untuk menghitung harga bata ringan per kubik yang bisa dibuka gratis datang dari portal Bangun Jakarta milik Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI. Kami menarik seluruh hasil survei berlabel 2026 pada 10 Oktober 2026.

Survei 2026 mencatat harga per biji, bukan per kubik. Harga per kubik di tabel ini hitungan redaksi: harga per biji dikali isi per kubik.

Tebal (60 x 20 cm)Jumlah data hargaSeparuh data di rentangMedian per bijiSetara per kubik
7,5 cm49Rp5.150–5.650Rp5.500±Rp611.000
10 cm68Rp6.800–7.500Rp7.300±Rp608.000

Rentang tengah adalah kuartil pertama sampai ketiga (metode exclusive), jadi harga ekstrem tersaring. Harga terendah dan tertinggi tetap lebar: tebal 10 cm tercatat Rp6.200 sampai Rp10.000 per biji, atau sekitar Rp517.000–833.000 per kubik.

Perhatikan kolom terakhir. Per kubik, kedua tebal nyaris sama harganya. Selisihnya baru terasa saat dihitung per m² dinding.

Grafik median harga bata ringan per biji di lima wilayah Jakarta 2026, dasar menghitung harga bata ringan per kubik
Median harga bata ringan per biji per wilayah Jakarta 2026/Grafik: Jakartabuilding.id

Lokasi ikut berpengaruh, walau tipis. Median tebal 10 cm terendah ada di Jakarta Barat (Rp6.800 per biji, dari 10 data) dan Jakarta Utara (Rp6.900). Tiga wilayah lain sama di Rp7.300.

Baca Juga:  Pembesian Plat Lantai: Tebal, Jarak, dan Kebutuhan Besi

Katalog yang sama masih memuat baris harga per kubik, tetapi bertahun 2024. Mediannya Rp530.000 untuk tebal 10 cm. Sampel tiap tahun berbeda, jadi selisihnya jangan dibaca sebagai kenaikan resmi.

Angka survei bukan penawaran. Toko bisa memasang harga lain, apalagi untuk pembelian satu palet yang diantar ke gang sempit. Untuk harga semen, besi, dan pasir dari survei yang sama, lihat rangkuman harga bahan bangunan Jakarta 2026.

Isi per Kubik dan Harga per Biji

Isi per kubik tidak perlu ditebak. Rumusnya: 1 m³ dibagi volume satu biji, yaitu 0,6 x 0,2 x tebal dalam meter.

TebalVolume per bijiIsi per kubikBerat per biji (600 kg/m³)
7,5 cm0,009 m³111 biji±5,4 kg
10 cm0,012 m³83 biji±7,2 kg
12,5 cm0,015 m³67 biji±9 kg
15 cm0,018 m³56 biji±10,8 kg
20 cm0,024 m³42 biji±14,4 kg

Kolom berat memakai bobot 600 kg/m³ yang disebut untuk bata ringan Citicon dalam artikel ITS News. Merek lain bisa berbeda, dan bata yang basah kena hujan tentu lebih berat.

Konversinya dua arah. Harga bata ringan per kubik dibagi isi per kubik sama dengan harga per biji. Contoh: tawaran Rp650.000 per kubik untuk tebal 10 cm berarti sekitar Rp7.800 per biji.

Satu m² dinding berisi 8,33 biji ukuran 60 x 20 cm, apa pun tebalnya. AHSP memakai 8,75 biji, sekitar 5% lebih banyak. Menurut hitungan kami, selisih itu yang menampung potongan dan bata pecah.

Gergaji tangan bergigi besar khusus untuk memotong bata ringan, diletakkan di atas blok bata ringan putih
Gergaji khusus untuk memotong bata ringan/Foto: Jean-Paul Gibert/Wikimedia Commons (CC BY 4.0)

Itu sebabnya bata 10 cm lebih mahal per m², walau per kubiknya nyaris sama. Satu m² tebal 10 cm memakan 0,1 m³ bata, sementara tebal 7,5 cm hanya 0,075 m³.

Baca Juga:  Harga Bahan Bangunan Jakarta 2026 Survei Resmi DKI

Perbandingan jumlah bata merah, batako, dan bata ringan per m² sudah kami bahas di bata merah, bata ringan, dan batako.

Harga Pasang Bata Ringan per Meter Persegi

Biaya dinding bukan hanya bata. Koefisiennya ada di analisis harga satuan PU edisi 2026, Lampiran VI SE Dirjen Bina Konstruksi 47/SE/Dk/2026. Angkanya untuk 1 m² dinding bata ringan dengan mortar siap pakai.

Komponen per m²Tebal 7,5 cmTebal 10 cm
Bata ringan8,75 biji8,75 biji
Mortar perekat2,571 kg3,429 kg
Pekerja / tukang0,1667 / 0,0833 OH0,1667 / 0,0833 OH
Kepala tukang / mandor0,0083 / 0,0028 OH0,0083 / 0,0028 OH

Survei 2026 yang sama mencatat median mortar instan perekat bata ringan Rp2.800 per kg dari 86 data. Upah harian di katalog mengikuti Kepgub DKI 1142/2025: pekerja Rp229.195, tukang batu Rp241.112, kepala tukang Rp262.029, dan mandor Rp277.239.

Hitungan redaksi dengan harga median:

Per m² dindingTebal 7,5 cmTebal 10 cm
BataRp48.125Rp63.875
Mortar perekatRp7.199Rp9.601
UpahRp61.243Rp61.243
Total sebelum keuntunganRp116.567Rp134.719
Dengan biaya umum dan keuntungan 10%±Rp128.000±Rp148.000
Dengan biaya umum dan keuntungan 15%±Rp134.000±Rp155.000
Grafik komposisi biaya pasang per meter persegi dinding bata ringan 7,5 cm, 10 cm, dan bata merah setengah batu
Komposisi biaya pasang dinding per m² dengan harga median/Grafik: Jakartabuilding.id

Sebagai pembanding, dinding bata merah setengah batu dengan adukan 1 semen : 4 pasir keluar sekitar Rp160.000 per m² sebelum keuntungan. Ini memakai median bata merah Rp650 per biji, semen Rp1.500 per kg, dan pasir pasang Rp525.000 per kubik.

Selisih terbesar ada di adukan. Bata merah butuh 11,5 kg semen dan 0,043 m³ pasir per m², bata ringan 10 cm cukup sekitar 3,4 kg mortar (tebal 7,5 cm: 2,6 kg). Upahnya pun lebih kecil karena koefisien tenaga bata ringan lebih rendah.

Baca Juga:  Harga Pasir per Kubik dan per Truk 2026

Hitungan kami, dengan harga median lain tetap, bata merah baru setara bata ringan 10 cm bila harganya sekitar Rp300 per biji. Itu di bawah harga terendah survei, Rp500. Pasir gratis pun belum cukup menutup selisihnya.

Tetap hitung dengan harga toko langganan, bukan dengan angka ini saja.

AAC, CLC, dan Syarat SNI 8640

Bata ringan di pasaran ada dua jenis. AAC (autoclaved aerated concrete) dimatangkan dengan uap bertekanan di pabrik. CLC (cellular lightweight concrete) memakai busa dari foam agent dan banyak dibuat pabrik kecil sampai menengah.

Standarnya adalah SNI 8640:2018 tentang spesifikasi bata ringan untuk pasangan dinding. Ringkasan yang dikutip jurnal Composite Universitas Negeri Gorontalo membaginya menjadi kelas I untuk struktural dan kelas II untuk nonstruktural.

SyaratKelas I (struktural)Kelas II (nonstruktural)
Kuat tekan rata-rata minimum6 MPa (IA), 4 MPa (IB)2 MPa
Tebal minimum98 mm73 mm

Bobot isi kering oven seluruh kelas berkisar 400–1.400 kg/m³, dibagi lagi menjadi beberapa subkelas berat.

Artinya bata 7,5 cm hanya memenuhi tebal minimum kelas nonstruktural. Gunakan untuk dinding nonstruktural, bukan dinding pemikul beban. Tebal hanyalah salah satu syarat kelas.

Survei DKI mencatat semua bata ringan sebagai “Lokal” tanpa membedakan AAC atau CLC. Jadi saat membandingkan harga bata ringan per kubik antartoko, tanyakan juga jenis dan kelas SNI-nya.

Bata CLC belum tentu kalah mutu. Pastikan saja permukaannya rata dan sudutnya tidak mudah gempil, karena kerapian ukuran menentukan tebal plester nanti.

Contoh Hitungan Dinding Satu Kamar

Contoh hitungan redaksi untuk kamar 3 x 4 m dengan tinggi dinding 3 m. Ada satu pintu 90 x 210 cm dan satu jendela 120 x 120 cm.

Keliling 14 m dikali tinggi 3 m menghasilkan 42 m². Dikurangi pintu dan jendela, luas dinding tinggal 38,67 m². Hitungan ini menyederhanakan sudut dan kolom.

Dinding bata ringan putih setengah jadi dengan bukaan jendela dan penyangga kayu, gambaran volume material yang dihitung lewat harga bata ringan per kubik
Dinding bata ringan setengah jadi di proyek rumah/Foto: Tumi-1983/Wikimedia Commons (CC BY-SA 3.0)

Dengan bata 10 cm, kebutuhannya 38,67 x 8,75 = 338 biji, atau sekitar 4,1 kubik. Mortar perekatnya 133 kg atau 3,3 sak ukuran 40 kg, jadi beli empat sak.

Belanja bata dan mortar dengan harga median sekitar Rp2,84 juta. Ditambah upah Rp2,37 juta, totalnya Rp5,21 juta, atau sekitar Rp5,7 juta bila kontraktor mengambil keuntungan 10%.

Angka itu baru dinding mentah. Beberapa biaya biasanya tidak masuk tawaran toko:

  • Ongkos kirim dan langsir dari truk ke lokasi, terutama di gang yang tidak bisa dimasuki truk.
  • Kolom praktis dan balok latei di atas kusen, yang tetap butuh besi dan beton.
  • Plester tipis atau acian, karena dinding bata ringan umumnya ditutup dulu sebelum dicat.
  • Bata pecah saat bongkar muat, di luar selisih ±5% yang sudah ada di koefisien AHSP.

Simpan cara hitung ini, bukan angkanya, karena harga bata ringan per kubik bergerak lebih cepat daripada rumusnya. Cek ulang harga per biji di toko saat survei harga Bangun Jakarta berikutnya terbit, lalu kalikan lagi dengan isi per kubik dan koefisien di atas.

Rina Maula
Ditulis oleh

Rina Maula

Perempuan sli Gamping, Sleman. Suka menulis, membaca, nonton, dan menggambar.

Pos terkait