Jakartabuilding.id – Median harga pasir pasang untuk bata dan plester di Jakarta ternyata sedikit lebih tinggi daripada pasir beton. Hasil survei 2026 di portal Bangun Jakarta milik Pemprov DKI mencatat median harga pasir per kubik Rp525.000 untuk pasir pasang dan Rp500.000 untuk pasir beton.
Angka itu sering tidak cocok dengan tawaran “satu truk” dari pemasok, karena satuannya beda dan isi truknya jarang diukur. Panduan ini memisahkan jenis pasir, menyandingkan harga per kubik dengan harga per truk, lalu menghitung berapa kubik yang kira-kira dibutuhkan rumah Sobat JB.
Jenis Pasir Bangunan dan Kegunaannya
Toko bangunan di Jakarta umumnya menjual tiga jenis pasir dengan harga dan fungsi yang berbeda. Salah pakai jenis bisa membuat belanja pasir jadi boros.
1. Pasir Beton untuk Cor

Pasir beton atau pasir cor berbutir kasar dan terasa tajam saat digenggam. Pasir ini dipakai untuk sloof, kolom, balok, dak, dan lantai kerja.
Analisis harga satuan PU terbaru, SE Dirjen Bina Konstruksi 47/2026, menghitung 790 kg pasir beton untuk satu kubik beton f’c 20 MPa yang diaduk manual. Dengan bobot isi 1.400 kg/m³ dari SNI 7394:2008, itu setara sekitar 0,56 m³ pasir.
2. Pasir Pasang untuk Bata dan Plester

Pasir pasang lebih halus dan sedikit lengket, sehingga adukan mudah menempel di dinding. Pakai untuk memasang bata, plesteran, dan alas keramik.
Jangan memakai pasir pasang untuk cor struktur. AHSP menghitung adukan beton dengan pasir beton, dan menurut survei DKI harga pasir pasang pun tidak lebih murah.
3. Pasir Urug untuk Timbunan

Pasir urug mutunya paling rendah dan bisa bercampur tanah. Fungsinya mengisi dan meratakan, misalnya di bawah lantai kerja atau di sela pasangan batu kosong fondasi.
Pasir ini tidak untuk adukan semen. Murah di nota, mahal di retakan.
Harga Pasir per Kubik di Jakarta 2026
Salah satu data harga yang bisa diakses gratis datang dari portal Bangun Jakarta milik Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI. Kami menarik seluruh hasil survei berlabel 2026 pada 9 Oktober 2026.Jenis pasir Jumlah data harga Separuh data di rentang Median Pasir beton 56 Rp450.000–621.250/m³ Rp500.000/m³ Pasir pasang 52 Rp450.000–622.250/m³ Rp525.000/m³ Pasir urug 8 Rp359.225–537.500/m³ Rp425.000/m³
Rentang di tengah tabel adalah kuartil pertama sampai ketiga, jadi harga ekstrem tersaring. Angka terendah dan tertinggi masih jauh: pasir beton tercatat dari Rp270.000 sampai Rp1.308.400 per kubik.
Angka ini hasil survei, bukan tawaran harga. Sampel pasir urug juga hanya delapan data harga, jadi anggap sebagai gambaran kasar.
Lokasi ikut menentukan. Median pasir pasang terendah ada di Jakarta Utara (Rp455.000, dari enam data) dan tertinggi di Jakarta Pusat (Rp599.000).
Survei yang sama untuk 2024 mencatat median pasir pasang Rp325.000 per kubik. Kenaikannya terlihat besar, tetapi sampel survei tiap tahun berbeda, jadi jangan dibaca sebagai inflasi resmi.
Untuk harga semen, besi, dan bata di tabel yang sama, lihat rangkuman harga bahan bangunan Jakarta 2026.
Satu Truk Pasir Berapa Kubik
Harga per truk bisa tampak lebih murah per kubik. detikProperti (3 Maret 2026) menghimpun harga pasir Bangka grade super dari toko online: Rp2,1–3 juta per dump truck untuk Jakarta dan Tangerang, dengan muatan sekitar 6,5–7 m³.
Hitungan redaksi: Rp2,1 juta dibagi 7 m³ sama dengan Rp300.000 per kubik. Batas atasnya, Rp3 juta dibagi 6,5 m³, sekitar Rp461.500 per kubik.
Perbandingan ini tidak setara: jenis pasir, cara pengumpulan data, dan ongkos antar kedua sumber belum tentu sama.
Tapi benarkah muatannya 7 kubik? Cek dengan bobot. Pasir 1.400 kg/m³ berarti 7 m³ seberat sekitar 9,8 ton, jadi tanyakan jenis truknya dan pastikan muatannya memang sebanyak itu.
Cara paling sederhana adalah mengukur bak. Kalikan panjang, lebar, dan tinggi muatan dalam meter, lalu bandingkan dengan angka di nota.
Satu hal lagi: volume pasir bisa mengembang. SNI 7394:2008 mencantumkan faktor pengembangan (bulking factor) pasir 20%, jadi bak yang tampak penuh belum tentu berisi volume pasir padat yang sama.
Kebutuhan Pasir Menurut AHSP 2026
Sebelum memesan, hitung dulu kebutuhan dari koefisien resmi. Angka di bawah dikutip dari Lampiran VI SE Dirjen Bina Konstruksi 47/2026.Pekerjaan (satuan) Jenis pasir Kebutuhan Beton f’c 20 MPa manual (1 m³) Pasir beton 790 kg, ±0,56 m³ Dinding bata merah ½ batu 1:4 (1 m²) Pasir pasang 0,043 m³ Plesteran 1:4 tebal 15 mm (1 m²) Pasir pasang 0,024 m³ Timbunan pasir tanpa pemadatan (1 m³) Pasir urug 1,2 m³ Batu kosong fondasi (1 m³) Pasir urug 0,432 m³
Contoh hitungan redaksi untuk dinding bata 100 m² yang diplester dua muka. Bata butuh 4,3 m³, plester 200 m² butuh 4,8 m³, totalnya 9,1 m³ pasir pasang.
Itu lebih dari satu dump truck. Dengan median survei Rp525.000 per kubik, belanja pasirnya sekitar Rp4,8 juta (rentang kuartil Rp4,1–5,7 juta), belum termasuk ongkos kirim.
Urugan bawah lantai 36 m² setebal 10 cm berarti 3,6 m³ timbunan. Koefisien 1,2 membuat pasir urug yang dipesan menjadi 4,32 m³.
Untuk pasir beton per adukan sak semen, takarannya sudah dibahas di campuran beton K-225 per m3.
Cek Takaran, Lumpur, dan Ongkir
Pasir yang murah bisa jadi mahal kalau isinya kurang atau kotor. Lakukan pemeriksaan ini sebelum membayar.
Pertama, ukur bak sebelum dibongkar. Minta sopir berhenti sebelum menuang. Ukur bak dengan meteran, foto, dan hitung volumenya di depan pemasok.
Untuk dump truck, tanyakan juga apakah volume yang dijanjikan dihitung rata bak atau dimunjungkan.
Kedua, uji lumpur dengan botol. Masukkan pasir ke botol bening sampai sepertiga, tambah air, kocok, lalu diamkan.
Lapisan lumpur akan mengendap di atas pasir. Ini hanya perkiraan kasar, bukan pengganti uji laboratorium.
Menurut Jurnal Rekayasa (2022) yang merujuk SNI S-04-1989-F, kadar lumpur pasir maksimal 5%, diuji dengan endapan di gelas ukur selama 24 jam. Pasir di atas batas itu harus dicuci sebelum dipakai untuk beton.
Musim hujan bisa memperburuk hasilnya. Penelitian yang sama di Payakumbuh mencatat kadar lumpur tiga dari empat sumber pasir naik saat hujan, misalnya pasir Agam dari 2,1% menjadi 7,4%.
Ketiga, tanyakan harga sampai lokasi. Data portal mencatat harga per kubik per entri survei, tanpa rincian ongkos antar. Jadi tanyakan apakah harga sudah termasuk kirim dan bongkar.
Gang sempit di Jakarta sering tidak bisa dimasuki dump truck. Pasir lalu dipindah dengan gerobak, dan upah langsirnya jarang tertulis di penawaran awal.
Sebelum telepon pemasok, hitung dulu kebutuhan kubik dari tabel AHSP, lalu minta harga sampai lokasi untuk angka itu, bukan untuk “satu truk”.






