Upah mandor bangunan 2026 di DKI Jakarta adalah Rp277.239 per hari menurut katalog Bangun Jakarta milik Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan DKI. Kepala tukang dibayar Rp262.029, tukang Rp241.112, dan pekerja atau kenek Rp229.195. Dikali 25 hari kerja, mandor setara Rp6,93 juta per bulan.
Angka itu adalah standar harga satuan pemerintah untuk menyusun anggaran, bukan tarif wajib bagi pemilik rumah. Tetap saja, ini patokan resmi terdekat saat kamu menawar ongkos tim proyek.
Upah Mandor Bangunan 2026 per Hari
Katalog Bangun Jakarta mencantumkan dasar Kepgub DKI No. 1142 Tahun 2025 untuk upah 2026, dan Kepgub 829/2024 untuk 2025. Data di bawah kami tarik dari katalog itu pada 27 Oktober 2026.Peran 2025 (Rp/hari) 2026 (Rp/hari) Naik Per jam 2026 Pekerja/kenek 215.870 229.195 6,17% 32.742 Tukang 227.095 241.112 6,17% 34.445 Kepala tukang 246.796 262.029 6,17% 37.433 Mandor 261.222 277.239 6,13% 39.606
Upah per jam di katalog sama dengan upah harian dibagi 7 jam. Untuk pekerja tercatat Rp32.742 per jam, untuk mandor Rp39.606 per jam.
Di katalog Bangun Jakarta yang sama, tukang batu, kayu, besi, cat, las, dan gali semuanya dipukul rata Rp241.112. Menurut katalog itu, tukang kaca dan aluminium dibayar setara kepala tukang (Rp262.029), sedangkan tukang pipa hanya Rp229.195, sama dengan pekerja.
Dihitung dari katalog Bangun Jakarta, kenaikan 6,17% dari 2025 ke 2026 berlaku seragam untuk pekerja, tukang, dan kepala tukang. Upah mandor di katalog naik sedikit lebih rendah, 6,13% atau Rp16.017 per hari.
Beda Kenek, Tukang, dan Kepala Tukang
Daftar resmi tidak memakai kata “kenek”. Di lapangan, kenek atau laden adalah pekerja dalam daftar upah: tenaga tanpa keahlian khusus yang mengaduk adukan, mengangkut bata, dan membersihkan lokasi.
- Tukang memegang satu keahlian: memasang bata, membengkokkan besi, membuat bekisting, atau mengecat.
- Kepala tukang memimpin satu regu tukang sejenis dan memastikan ukuran serta kerataan.
- Mandor mengatur semua regu, jadwal, bahan, dan absensi, lalu melapor ke pemilik atau kontraktor.
Selisih upahnya tipis. Dibanding pekerja, tukang hanya 5,2% lebih mahal, kepala tukang 14,3%, dan mandor 21% (hitungan kami dari angka katalog). Rincian tiap jenis tukang ada di artikel daftar upah tukang Jakarta 2026.
Gaji Mandor per Bulan vs UMK
PP 35/2021 Pasal 33 menghitung upah sebulan pekerja harian sebagai upah sehari dikali 25 untuk pola enam hari kerja. Dengan cara itu, upah bulanan setara di DKI menjadi seperti ini.
- Mandor: Rp6.930.975 per bulan (simulasi 25 hari)
- Kepala tukang: Rp6.550.725 per bulan (simulasi 25 hari)
- Tukang: Rp6.027.800 per bulan (simulasi 25 hari)
- Pekerja/kenek: Rp5.729.875 per bulan (simulasi 25 hari)
Angka kenek itu hanya selisih Rp1 dari UMP DKI 2026 sebesar Rp5.729.876 menurut pengumuman Pemprov DKI pada Desember 2025. Artinya, upah pekerja di katalog praktis adalah UMP dibagi 25 hari, dan peran lain dinaikkan dari situ.
Pemkot dan Pemkab di Bodetabek tidak menerbitkan daftar upah tukang konstruksi dalam standar harga satuan 2026 mereka. Karena itu, angka Bodetabek di tabel ini hasil simulasi: UMK dibagi 25, lalu dikali rasio mandor DKI 1,210.Wilayah UMK 2026 Kenek/hari Mandor/hari Kota Bekasi 5.999.443 239.978 290.373 DKI Jakarta (UMP) 5.729.876 229.195 277.239 Kota Depok 5.522.662 220.906 267.297 Kota Bogor 5.437.203 217.488 263.161 Kota Tangerang 5.399.406 215.976 261.331
Di antara lima wilayah dalam tabel, hanya Kota Bekasi yang simulasi upah mandornya melampaui Jakarta. Perbandingan lengkap per kota, termasuk Tangsel dan borongan per m², ada di upah tukang Jabodetabek 2026.
Hari Orang dan Regu Rumah Tipe 45
Koefisien tenaga di Lampiran VI SE Dirjen Bina Konstruksi 47/SE/Dk/2026 menunjukkan berapa hari orang (OH) tiap peran untuk satu satuan pekerjaan. Kami memakai volume asumsi untuk pekerjaan utama rumah tipe 45 satu lantai.Pekerjaan (volume asumsi) Pekerja Tukang Kepala tukang Mandor Beton f’c 20 MPa manual, 6 m³ 9,90 1,65 0,17 0,05 Pembesian < 12 mm, 600 kg 9,60 9,60 0,96 0,96 Bata merah ½ batu, 100 m² 20,00 10,00 1,00 0,33 Plesteran 1:4, 200 m² 40,00 20,00 2,00 0,66 Acian, 200 m² 40,00 20,00 2,00 0,66 Lantai 40×40, 45 m² 6,92 3,46 0,35 0,12 Total OH 126,4 64,7 6,5 2,8 
Dengan regu empat pekerja dan dua tukang, 126,4 OH pekerja selesai dalam sekitar 32 hari kerja (simulasi). Upah total keenam pekerjaan itu Rp47.045.048 bila dihitung dengan tarif katalog 2026.
Perhatikan porsi mandor. Dalam simulasi berbasis koefisien SE 47 ini, mandor hanya 2,8 OH atau Rp771.002, sekitar 1,6% dari upah total. Koefisiennya mengandaikan satu mandor membagi waktu untuk banyak regu.
Proyek rumah pribadi jarang begitu. Bila mandor ikut hadir penuh selama 32 hari, ongkosnya menjadi Rp8.871.648 (simulasi). Selisih inilah yang sering membuat penawaran tukang terlihat lebih mahal dari hitungan AHSP.
Koefisien SE 47 juga memberi petunjuk berapa kenek yang dibutuhkan per tukang. Perbandingannya berbeda jauh menurut jenis pekerjaan.
- Beton cor manual: 1,65 OH pekerja berbanding 0,275 OH tukang per m³, jadi enam kenek untuk satu tukang.
- Dinding bata, plester, acian, dan lantai 40×40: dua kenek untuk satu tukang.
- Pembesian di bawah 12 mm: satu kenek untuk satu tukang besi, karena koefisien keduanya sama-sama 0,016 OH per kg.
Kepala tukang hampir selalu sepersepuluh koefisien tukang di keenam pekerjaan tadi. Jadi satu kepala tukang wajar memimpin sekitar sepuluh tukang, bukan dua atau tiga.
Di proyek rumah kecil, regu jarang sebesar itu. Kepala tukang biasanya ikut bekerja sebagai tukang, dan peran mandor dirangkap olehnya atau oleh pemborong.
Untuk menghitung sendiri ongkos tim, pakai urutan ini: ukur volume pekerjaan, kalikan dengan koefisien tiap peran, lalu kalikan hasil OH dengan upah harian. Tambahkan lembur dan makan bila memang disepakati.
Lembur, Makan, dan Pilihan Harian atau Borongan
PP 35/2021 mengatur lembur untuk pekerja harian juga. Upah sejam dihitung 1/173 dari upah sebulan (Pasal 32), dan upah sebulan pekerja harian adalah upah sehari dikali 25 (Pasal 33).
- Hari kerja biasa: jam lembur pertama 1,5 kali upah sejam, jam berikutnya 2 kali (Pasal 31 ayat 1).
- Hari libur pada pola enam hari kerja: jam ke-1 sampai ke-7 dibayar 2 kali, jam ke-8 3 kali, jam ke-9 sampai ke-11 4 kali (Pasal 31 ayat 2).
- Batas lembur 4 jam per hari dan 18 jam per minggu (Pasal 26).
- Lembur 4 jam atau lebih wajib disertai makan dan minum minimal 1.400 kilokalori yang tidak boleh diganti uang (PP 35/2021 Pasal 29).
Contoh simulasi: upah sejam tukang DKI adalah Rp6.027.800 dibagi 173, atau Rp34.843. Menurut rumus PP 35/2021, lembur dua jam di hari kerja menjadi Rp121.950, sedangkan untuk mandor Rp140.222 (simulasi).
Uang makan, rokok, dan transportasi harian tidak tercantum di katalog. Tanyakan sejak awal apakah tawaran tukang sudah termasuk komponen itu.
Sistem harian cocok untuk renovasi kecil yang volumenya sulit diukur, misalnya bongkar pasang atau perbaikan bocor. Kamu membayar waktu, jadi mandor atau kamu sendiri harus rajin mengawasi.
Borongan per m² lebih aman untuk pekerjaan yang volumenya jelas, seperti dinding, plester, dan lantai. Pakai tabel hari orang di atas untuk menguji penawaran: kalikan OH dengan upah harian, lalu bandingkan dengan harga borongan yang diajukan.
Ada tiga hal yang perlu kamu cek sebelum sepakat. Pertama, apakah mandor hadir penuh atau hanya berkunjung. Kedua, siapa yang menanggung makan dan lembur. Ketiga, apakah upah ikut naik bila proyek melewati pergantian tahun dan UMP baru berlaku.






