Pembesian Plat Lantai: Tebal, Jarak, dan Kebutuhan Besi

pembesian plat lantai dengan besi ulir dua arah diikat kawat bendrat sebelum dicor
Besi ulir dua arah diikat kawat bendrat/Foto: bauportalat/Pixabay

Jakartabuilding.id – SNI 7394:2008 menghitung besi plat beton 150 kg per m³. Artinya, pembesian plat lantai setebal 12 cm diasumsikan butuh sekitar 18 kg besi untuk tiap meter persegi dak.

Angka itu sering bikin kaget bila dibandingkan penawaran tukang yang hanya menyebut “besi 10 jarak 15”. Sobat JB, di bawah ini kami urai tebal plat, jarak besi, dan hitungan kg per m² yang bisa kamu cek sendiri sebelum belanja.

Bacaan Lainnya

Tebal Plat Lantai Rumah

Tebal plat lantai rumah umumnya 12 cm. Angka itu lolos batas minimum SNI 2847:2019 untuk bentang kamar biasa asalkan baloknya cukup kaku, jadi ukuran balok ikut menentukan.

Plat yang ditumpu balok di keempat sisinya umumnya bekerja dua arah. Menurut Tabel 8.3.1.2, tebal minimumnya 125 mm bila balok relatif langsing (rasio kekakuan αfm 0,2–2,0). Bila baloknya kaku (αfm di atas 2,0), batasnya dihitung dari rumus bentang dan tidak boleh kurang dari 90 mm. Plat 12 cm di atas balok langsing belum memenuhi tabel ini tanpa hitungan lendutan.

Plat satu arah, misalnya selasar panjang yang hanya ditumpu dua balok, memakai rumus bentang. Tabel 7.3.1.1 menetapkan ℓ/20 untuk tumpuan sederhana, ℓ/24 bila satu ujung menerus, dan ℓ/28 bila kedua ujung menerus.

Bentang plat satu arahTumpuan sederhanaSatu ujung menerusKedua ujung menerus
3,0 m15,0 cm12,5 cm10,7 cm
3,5 m17,5 cm14,6 cm12,5 cm
4,0 m20,0 cm16,7 cm14,3 cm

Perhatikan baris pertama. Plat satu arah 3 m yang hanya bertumpu sederhana sudah butuh 15 cm, jadi “12 cm untuk semua” tidak selalu aman.

Baca Juga:  Cara Cek Besi Beton SNI Ukuran Asli dengan Timbangan

Tabel itu berlaku untuk besi mutu 420 MPa dan plat yang tidak memikul dinding mudah retak. Dak yang menahan tandon air atau dinding bata di atasnya perlu dihitung insinyur, bukan ditebak.

Diameter dan Jarak Besi Plat

Kombinasi yang paling sering dipakai rumah tinggal adalah besi 8 atau D10 dengan jarak 15 atau 20 cm. Penulisannya “D10-150”, artinya diameter 10 mm dipasang setiap 150 mm.

Jarak itu punya batas atas. Untuk plat dua arah, SNI 2847 Pasal 8.7.2.2 membatasi spasi maksimal 2h di penampang kritis dan 3h di tempat lain, keduanya tidak lebih dari 450 mm.

Pada plat 12 cm, berarti jarak besi di daerah momen besar tidak boleh lebih dari 24 cm. Jarak 15 dan 20 cm masih masuk, sedangkan 25 cm sudah lewat.

Pembesian plat lantai: jarak besi 15 cm dan 20 cm dibanding batas maksimal 24 cm untuk plat 12 cm
Jarak besi 15 dan 20 cm vs batas 24 cm/Ilustrasi: Jakartabuilding.id

Ada juga luas besi minimum untuk menahan retak susut. Tabel 24.4.3.2 meminta rasio 0,0020 untuk besi ulir mutu di bawah 420 MPa, atau sekitar 240 mm² per meter lebar plat 12 cm.

Besi 8 jarak 20 cm memberi sekitar 252 mm² per meter, nyaris pas di batas. Itu sebabnya kami lebih tenang dengan D10-150 untuk dak yang akan menahan beban rumah 2 lantai.

Tapi bukankah besi 8 polos lebih murah? Memang, namun besi polos hanya punya mutu 280, dan diameter aktual di pasar sering lebih kecil dari nominal. Cara mengukurnya ada di panduan cara cek ukuran besi beton SNI.

Kebutuhan Besi Tiap Meter Persegi

Rumusnya sederhana: berat besi per meter × 2 arah ÷ jarak dalam meter. Berat teoretis dari PT Inter World Steel Mills Indonesia adalah 0,395 kg/m untuk diameter 8 dan 0,617 kg/m untuk diameter 10.

Baca Juga:  Campuran Beton K-225 per m3 dan Konversinya
Susunan besiSatu lapis (kg/m²)Dua lapis penuh (kg/m²)Luas besi per arah (mm²/m)
Ø8-2003,957,90252
Ø8-1505,2710,53335
D10-2006,1712,34392
D10-1508,2316,45523

Angka di atas adalah hitungan redaksi, belum termasuk sisa potong dan sambungan. AHSP Cipta Karya 2026 memberi faktor 1,02 kg besi untuk tiap kg tulangan slab terpasang.

Grafik kebutuhan besi plat lantai per m2 untuk Ø8, D10, wiremesh M8 dan M10 dibanding asumsi 18 kg SNI 7394
Kebutuhan besi per m² tiap susunan tulangan/Grafik: Jakartabuilding.id

Bandingkan dengan asumsi 18 kg/m² dari SNI 7394. Plat D10-150 dua lapis penuh sudah 16,45 kg/m², dan ditambah tulangan ekstra di tumpuan hasilnya mendekati angka lama itu.

Contohnya dak rumah 6 × 10 m (60 m²) dengan D10-150 satu lapis. Dengan faktor 1,02 tadi, kebutuhannya sekitar 504 kg atau 68 batang 12 m, dan dua lapis penuh menjadi sekitar 1.007 kg atau 136 batang.

Untuk harga per batang, lihat daftar harga besi beton per batang. Biaya cor lengkap per m², termasuk bekisting dan beton, sudah kami bahas di artikel biaya cor dak per m².

Wiremesh M8 dan M10

lembaran wiremesh besi ulir terpasang dua lapis untuk plat beton sebelum pengecoran
Lembaran wiremesh dua lapis sebelum pengecoran/Foto: analogicus/Pixabay

Wiremesh adalah jaring kawat baja yang dilas pabrik. Brosur Union Wire Mesh menyebut lembar standar 5,4 × 2,1 m dengan spasi 150 × 150 mm, mutu U-50, dan acuan SNI 07-0663-1995.

Berat per lembarnya 61,79 kg untuk M8 dan 96,55 kg untuk M10. Dibagi luas 11,34 m², hasilnya 5,45 kg/m² untuk M8 dan 8,51 kg/m² untuk M10.

Lembar perlu ditumpuk saat dipasang. Dengan asumsi tumpang satu kotak di dua sisi, luas efektifnya 10,24 m², sehingga dak 60 m² tadi butuh sekitar 6 lembar M8.

M8-150 setara dengan Ø8-150 dari sisi berat, tetapi mutunya lebih tinggi daripada besi polos biasa. Pemasangannya cepat dan jarak kawatnya seragam karena dilas pabrik.

Baca Juga:  Daftar Harga Bahan Bangunan Jakarta 2026 dari Survei Resmi Pemprov DKI

Wiremesh kurang cocok untuk plat berbentuk tidak beraturan, banyak lubang tangga atau shaft, dan dak kantilever. Bagian itu butuh besi tambahan yang tetap harus dirakit manual.

Posisi Tulangan dan Beton Decking

Tulangan utama plat dipasang di bawah, karena bagian bawah plat yang tertarik di tengah bentang. Di atas balok tumpuan justru sebaliknya, bagian atas yang tertarik.

Pedoman Teknis Rumah dan Bangunan Gedung Tahan Gempa Departemen PU (2006) Gambar 73 mengatur ujung plat di balok tepi. Tulangan atas masuk melewati sisi dalam balok, lalu ditekuk ke bawah 40d, yaitu 40 cm untuk D10.

Tulangan bawah cukup diteruskan masuk ke balok tanpa ditekuk. Tekukan 40d itulah yang mengunci plat ke balok, jadi jangan dipotong pendek demi hemat besi.

Detail tulangan plat lantai di balok tepi: tulangan atas ditekuk 40d, tulangan bawah lurus, beton decking 20 mm
Tulangan atas ditekuk 40d di balok tepi/Ilustrasi: Jakartabuilding.id

Jarak besi ke muka beton diatur lewat beton decking. SNI 2847 Tabel 20.6.1.3.1 meminta selimut 20 mm untuk plat di dalam ruangan, dan 40 mm untuk permukaan yang terpapar cuaca seperti dak atap terbuka.

Kesalahan yang sering terlihat: besi bawah diletakkan langsung di atas bekisting. Begitu dicor, besi menempel di permukaan plafon dan mudah berkarat.

Cek Pembesian Sebelum Dicor

Lima menit memeriksa di atas bekisting lebih murah daripada membobok plat yang sudah keras. Bawa meteran dan foto gambar kerja.

  1. Ukur jarak besi di tiga titik acak, jangan sampai lebih renggang dari gambar kerja.
  2. Pastikan beton decking terpasang merata dan tidak ada besi yang menyentuh bekisting.
  3. Cek tulangan atas di atas balok: ada kaki ayam atau penyangga agar tidak terinjak turun saat pengecoran.
  4. Lihat ujung besi di balok tepi: tulangan atas ditekuk ke bawah 40d, tulangan bawah masuk lurus.
  5. Periksa tumpang wiremesh sesuai gambar kerja dan sambungannya diikat kawat.
  6. Pastikan sekitar lubang tangga atau pipa diberi besi tambahan.

Jarak besi bisa ditawar, selimut beton tidak.

Rina Maula
Ditulis oleh

Rina Maula

Perempuan sli Gamping, Sleman. Suka menulis, membaca, nonton, dan menggambar.

Pos terkait