AHSP Plester dan Aci per m2 2026: Hitungan Upah DKI

dua tukang meratakan adukan plester di dinding luar rumah dengan roskam dari atas perancah
Tukang meratakan adukan di dinding luar/Foto: Surprising_Media/Pixabay

Simulasi AHSP plester dan aci per m2 untuk Jakarta 2026 menghasilkan Rp173.805 per m² sebelum biaya umum dan keuntungan. Angka itu untuk plester 1:4 tebal 15 mm plus acian, atau Rp191.186 dengan keuntungan 10%. Upah tenaga mengambil Rp146.970 atau sekitar 85%, sedangkan semen dan pasir hanya Rp26.835.

Koefisiennya berasal dari Lampiran VI SE Dirjen Bina Konstruksi 47/SE/Dk/2026 bagian 3.7. Upah harian memakai Kepgub DKI 1142/2025, harga semen dan pasir memakai survei 2026 di katalog Bangun Jakarta, keduanya dicek 24 Oktober 2026.

Bacaan Lainnya
Rincian per m²Plester 1:4 (15 mm)AcianJumlah
Upah tenagaRp73.485Rp73.485Rp146.970
BahanRp21.960Rp4.875Rp26.835
SubtotalRp95.445Rp78.360Rp173.805
+ biaya umum 10%Rp104.990Rp86.196Rp191.186
+ biaya umum 15%Rp109.762Rp90.114Rp199.876
Simulasi: koefisien SE 47/SE/Dk/2026 butir 3.7.4 dan 3.7.8 × upah Kepgub DKI 1142/2025 × harga survei Bangun Jakarta 2026.

Acian dibayar sama mahal dengan plesteran. Koefisien tenaga keduanya identik di SE 47/SE/Dk/2026, jadi setiap m² dinding yang diaci memakan dua kali upah.

Koefisien AHSP Plesteran dan Acian per M2

Bagian 3.7 lampiran SE itu memuat analisis plesteran 1SP:1PP sampai 1SP:6PP tebal 15 mm, plester mortar siap pakai, acian, dan berapen. Kode 1SP:4PP berarti satu bagian semen portland untuk empat bagian pasir pasang.

Menurut SE 47/SE/Dk/2026, semua campuran semen-pasir dan acian memakai koefisien tenaga yang sama per m²: pekerja 0,2 OH, tukang 0,1 OH, kepala tukang 0,01 OH, dan mandor 0,0033 OH. Yang berubah hanya bahannya.

CampuranSemen (kg)Pasir (m³)Bahan (Rp)Bahan + upah (Rp)
1:210,2240,02025.83699.321
1:37,7760,02323.73997.224
1:46,2400,02421.96095.445
1:55,1840,02621.42694.911
1:64,4160,02720.79994.284
Acian3,25–4.87578.360
Per m², tebal plester 15 mm. Koefisien SE 47/SE/Dk/2026 butir 3.7.2–3.7.6 dan 3.7.8; rupiah adalah simulasi dengan semen Rp1.500/kg dan pasir Rp525.000/m³.

Selisih campuran 1:2 dan 1:6 dalam simulasi ini hanya Rp5.037 per m². Menghemat semen dengan campuran encer nyaris tidak terasa di anggaran, tetapi terasa di kekuatan plester. Untuk area basah, kami lebih memilih campuran yang lebih kaya semen.

Baca Juga:  Biaya Bangun Rumah per Meter 2026 Jakarta
grafik ahsp plester dan aci per m2: upah tenaga, semen, dan pasir untuk campuran 1:2 sampai 1:6 dan acian
Komposisi biaya plester dan acian per m² 2026/Grafik: Jakartabuilding.id

Grafik di atas memperlihatkan bagian biru yang sama tinggi di setiap batang. Itu simulasi upah tenaga Rp73.485 per m² dari koefisien SE 47/SE/Dk/2026 dikali upah DKI. Angkanya tidak berubah, apa pun campuran yang kamu pilih.

Plester Instan dan Berapen

Menurut SE 47/SE/Dk/2026, plester mortar siap pakai tebal 10 mm (butir 3.7.7) punya koefisien tenaga lebih ringan. Pekerjanya 0,1667 OH dan tukangnya 0,0833 OH. Upahnya menjadi Rp61.243 per m², dengan bahan 16,67 kg mortar per m².

Median harga mortar instan plesteran di survei 2025 Bangun Jakarta adalah Rp2.125 per kg; survei 2026 belum memuat item ini. Dengan harga itu, simulasi bahannya Rp35.424 dan totalnya Rp96.667 per m², hampir sama dengan plester 1:4.

Berapen 1SP:4PP (butir 3.7.9) memakai bahan yang sama dengan plester 1:4. Namun koefisien tenaganya 25% lebih besar, yaitu pekerja 0,25 OH, sehingga simulasi upahnya Rp91.877 per m².

Upah DKI dan Harga Bahan 2026

Upah harian diambil dari katalog Bangun Jakarta milik Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan DKI. Katalog itu mencantumkan dasar Kepgub DKI Nomor 1142 Tahun 2025. Saat dicek 24 Oktober 2026, upah pekerja Rp229.195, tukang Rp241.112, dan kepala tukang Rp262.029 per hari.

Upah mandor Rp277.239 per hari tercatat di katalog yang sama saat dicek 19 Oktober 2026. Perkalian upah plester 1:4 per m² menjadi seperti ini:

  • Pekerja 0,2 OH × Rp229.195 = Rp45.839
  • Tukang 0,1 OH × Rp241.112 = Rp24.111
  • Kepala tukang 0,01 OH × Rp262.029 = Rp2.620
  • Mandor 0,0033 OH × Rp277.239 = Rp915
  • Jumlah upah per m² = Rp73.485

Bahan memakai median survei 2026 di katalog yang sama. Semen portland Rp1.500 per kg (113 data) dan pasir pasang Rp525.000 per m³ (52 data). Plester 1:4 butuh 6,24 kg semen (Rp9.360) dan 0,024 m³ pasir (Rp12.600) per m².

Baca Juga:  Cara Urus PBG Rumah di Jakarta Lewat SIMBG

Rentang survei itu lebar: semen Rp1.200–Rp1.800 per kg dan pasir pasang Rp360.000–Rp900.000 per m³. Pasir paling liar, jadi tanyakan harga per kubik di toko terdekat sebelum menghitung.

Tarif per jenis tukang lainnya, dari tukang kayu sampai tukang cat, ada di artikel upah tukang Jakarta 2026.

Bila tukang menawarkan plester instan, video dari produsen mortar berikut memperlihatkan bahwa plesteran dan acian dijual sebagai produk terpisah. Pola ini sejalan dengan AHSP yang menghitung keduanya sebagai dua pekerjaan.

Tebal Plester 1,5 atau 2 Sentimeter

SE 47/SE/Dk/2026 menyebut plesteran penutup dinding setebal 1–3 cm dan acian yang disarankan 1–3 mm. Meski begitu, semua analisis plesteran semen-pasir di lampirannya memakai tebal 15 mm.

skema penampang dinding bata dengan lapisan plester 15 mm, acian 1-3 mm, dan cat
Penampang lapisan bata, plester, acian, dan cat/Ilustrasi: Jakartabuilding.id

Dinding bata yang tidak lurus sering memaksa plester ditebalkan menjadi 2 cm. Dalam simulasi kami, bahan dinaikkan 20/15 kali dari koefisien 15 mm. Hasilnya, semen menjadi 8,32 kg dan pasir 0,032 m³ per m².

Hasil simulasinya, bahan naik dari Rp21.960 menjadi Rp29.280 per m², selisih Rp7.320. Upah tidak kami naikkan karena AHSP tidak memuat koefisien tenaga untuk tebal 20 mm, walau lapisan lebih tebal jelas makan waktu lebih lama.

Pada 100 m² dinding, selisih bahan itu menjadi Rp732.000. Menurut kami, lebih hemat membayar pasangan bata yang rapi sejak awal, jadi hitungan upah pasang bata per m2 sebaiknya dibaca bersama artikel ini.

Dinding 100 M2 Butuh Berapa Sak Semen

Contoh simulasi ini memakai 100 m² muka dinding yang diplester 1:4 tebal 15 mm lalu diaci. Koefisiennya dari SE 47/SE/Dk/2026, harganya dari survei Bangun Jakarta 2026. Hasil simulasinya, semen plesteran 624 kg ditambah semen acian 325 kg, jadi totalnya 949 kg.

Baca Juga:  AHSP Pekerjaan Atap Baja Ringan 2026: Koefisien per m²
  • Semen portland (simulasi): 949 kg, setara 23,7 sak 40 kg (beli 24 sak) atau 19 sak 50 kg
  • Pasir pasang: 2,4 m³
  • Bahan: Rp2.683.500
  • Upah: Rp14.697.000
  • Subtotal simulasi: Rp17.380.500, atau Rp19.118.550 dengan biaya umum 10%
  • Tenaga: 40 OH pekerja dan 20 OH tukang

Menurut simulasi dari koefisien SE 47/SE/Dk/2026 itu, satu tukang dan dua pekerja butuh sekitar 20 hari kerja untuk 100 m². Ingat, contoh 100 m² muka dinding ini bukan 100 m² dinding, karena dinding dalam biasanya diplester di dua muka.

Kolom, sudut, dan tepi kusen perlu plesteran tambahan yang tidak masuk luas bidang. SE 47/SE/Dk/2026 menghitung plesteran skoning 1SP:3PP lebar 10 cm per meter lari di butir 3.7.10, terpisah dari plesteran per m².

tukang memplester kolom pagar dengan adukan semen pasir di samping dinding yang sudah diaci
Plesteran kolom di samping dinding yang sudah diaci/Foto: Johnnybam/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Masukkan ukuran dindingmu di kalkulator berikut. Tarif dan koefisiennya sama dengan tabel di atas, dan persen biaya umum bisa kamu atur 0–15 persen.

Kalkulator Plester dan Aci Dinding

Bahan dan upah plester 1SP:4PP plus acian dari koefisien AHSP SE 47/SE/Dk/2026 Lampiran VI, upah DKI 2026 (Kepgub 1142/2025), dan harga survei Bangun Jakarta 2026 (semen Rp1.500/kg, pasir pasang Rp525.000/m³).

Luas yang dikerjakan (m²)30
Semen portland (kg)284,7
Setara sak semen 40 kg7,12
Pasir pasang (m³)0,72
Biaya bahanRp805.050
Upah tenagaRp4.409.100
Biaya umum dan keuntunganRp521.415
Perkiraan biaya totalRp5.735.565

Simulasi patokan resmi, bukan harga borongan pasar. Upah plester 1:4 Rp73.485/m² dan acian Rp73.485/m² adalah hasil koefisien AHSP × Kepgub DKI 1142/2025; tebal 20 mm hanya menambah bahan karena AHSP tidak memuat koefisien tenaga untuk tebal itu. Belum termasuk perancah, kepala plesteran (sudut), dan bongkar plester lama.

Contoh simulasi: dinding 10 × 3 m tanpa bukaan, satu muka, tebal 15 mm, dengan acian, dan biaya umum 10% menghasilkan perkiraan Rp5.735.565. Kebutuhan semen dalam simulasi itu 284,7 kg, atau sekitar 7,1 sak 40 kg.

Sebelum Membayar Tukang: Retak, Borongan, dan Harian

Plester Retak Rambut dan Mengelupas

Retak rambut pada plester umumnya muncul karena adukan menyusut saat mengering terlalu cepat. Plester yang mengelupas biasanya tanda ikatannya dengan bata lemah. Penyebabnya bisa dinding tidak dibasahi, permukaan berdebu, atau adukan terlalu banyak pasir.

permukaan dinding plester dengan retak rambut dan lapisan yang mengelupas
Retak rambut dan lapisan mengelupas pada dinding/Foto: Pexels/Pixabay

Membongkar dan mengulang plester berarti membayar upah lagi, padahal upah adalah bagian terbesar biaya. Karena itu, berhemat semen adalah penghematan yang paling mahal.

Acian yang rapi juga menentukan apakah cat nanti ikut retak. Dalam video berikut, seorang tukang pengguna acian instan menceritakan hasil kerjanya. Ini materi promosi produsen, jadi anggap sebagai gambaran proses, bukan uji mutu.

Borongan atau Harian

Angka AHSP adalah patokan harga perkiraan pekerjaan pemerintah, lengkap dengan mandor dan biaya umum 10–15% menurut format analisis SE 47/SE/Dk/2026. Tawaran borongan tukang di lapangan bisa lebih rendah atau lebih tinggi.

Borongan per m² cocok bila luasnya jelas dan hasilnya mudah diukur. Harian lebih masuk akal untuk tambal-sulam yang luasnya sulit dihitung.

Saat menawar borongan, tulis di kesepakatan: campuran, tebal plester, satu atau dua muka, termasuk acian atau tidak, dan siapa yang membeli bahan.

Angka yang Perlu Dicek Ulang Sebelum Tanda Tangan

Tiga angka paling menentukan hasil hitunganmu: harga pasir di toko terdekat, tebal plester yang benar-benar dibutuhkan dinding, dan luas muka yang diplester. Cek ketiganya dulu, baru bandingkan tawaran tukang dengan patokan simulasi Rp173.805 per m² di atas.

Rina Maula
Ditulis oleh

Rina Maula

Perempuan sli Gamping, Sleman. Suka menulis, membaca, nonton, dan menggambar.

Pos terkait