Biaya Bangun Rumah per Meter 2026 di Jakarta: Patokan Resmi

foto udara rumah yang sedang dibangun dengan dinding bata dan kolom beton
Rumah dalam tahap pemasangan dinding bata/Foto: Nocomentapapun/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Jakartabuilding.id – Berapa biaya bangun rumah per meter di Jakarta? Patokan resmi terbaru dari Pemprov DKI menyebut Rp6,23 juta sampai Rp7,56 juta per m² untuk rumah negara di wilayah kota, sudah termasuk overhead kontraktor, keselamatan konstruksi, dan pajak.

Sobat JB, angka itu tercantum dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 580 Tahun 2025 tentang standar harga satuan tertinggi bangunan gedung negara. Memang bukan harga pasar rumah swasta, tapi inilah angka resmi paling mudah dipakai sebagai pembanding penawaran kontraktor.

Bacaan Lainnya

Patokan Resmi Biaya per Meter Persegi

grafik biaya bangun rumah per meter menurut standar harga satuan tertinggi DKI 2025
Standar harga satuan tertinggi DKI 2025/Grafik: Jakartabuilding.id

Kepgub 580/2025 ditetapkan 31 Juli 2025 dan disusun berdasarkan Pasal 178 ayat (1) PP Nomor 16 Tahun 2021, yang mewajibkan gubernur menetapkan standar harga satuan tertinggi setiap tahun.

Untuk wilayah kota di DKI, rumah negara tipe A dipatok Rp7.560.000 per m², tipe B Rp7.480.000, serta tipe C, D, dan E Rp6.230.000. Gedung negara sederhana Rp6.940.000 per m², dan yang tidak sederhana Rp7.730.000.

Angka untuk wilayah kabupaten, yaitu Kepulauan Seribu, lebih tinggi. Rumah negara tipe C, D, dan E di sana dipatok Rp6.792.402 per m².

Diktum KEDUA menegaskan bahwa angka ini sudah termasuk biaya umum penyedia jasa, Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), dan pajak. Harga tanah tidak termasuk, karena satuannya per m² bangunan.

3 Contoh Hitung Rumah di Jakarta

Contoh di bawah memakai angka Kepgub sebagai asumsi harga per m². Hasilnya adalah perkiraan kasar, bukan RAB.

1. Rumah Satu Lantai Tipe 36

skema denah rumah satu lantai 6 kali 6 meter dengan dua kamar
Skema rumah 36 m² untuk contoh hitung/Ilustrasi: Jakartabuilding.id

Dengan patokan Rp6,23 juta per m², rumah 36 m² butuh sekitar Rp224,3 juta. Rumusnya 36 × Rp6.230.000.

Baca Juga:  Kawasan TOD Jakarta: 4 Titik Transit Incaran Pencari Hunian

Ukuran ini setara rumah 6 × 6 meter dengan dua kamar, satu kamar mandi, dan ruang keluarga yang menyatu dengan dapur.

2. Rumah Dua Lantai 90 Meter Persegi

skema denah lantai satu rumah dua lantai 45 meter persegi per lantai
Skema rumah 2 lantai 90 m² untuk contoh hitung/Ilustrasi: Jakartabuilding.id

Rumah 90 m² di lahan kecil, misalnya 45 m² per lantai, berkisar Rp560,7 juta dengan patokan Rp6,23 juta, atau Rp673,2 juta dengan patokan Rp7,48 juta.

Selisih lebih dari Rp100 juta ini menunjukkan betapa pentingnya spesifikasi. Menurut saya, pilih dulu kualitas struktur dan atap, lalu hemat di finishing yang bisa diganti belakangan.

3. Rumah 150 Meter Persegi, Lahan 10 Kali 15

skema denah rumah 150 meter persegi di lahan 10 kali 15 meter
Skema rumah 150 m² di lahan 10 × 15 m/Ilustrasi: Jakartabuilding.id

Rumah 150 m² dengan patokan tertinggi rumah negara tipe A (Rp7,56 juta per m²) mencapai sekitar Rp1,13 miliar.

Untuk rumah sebesar ini, saya lebih memilih memakai patokan atas sebagai pegangan, supaya anggaran tidak kaget di tengah jalan.

Kenapa Penawaran Kontraktor Bisa Beda

pekerja memasang tulangan besi pelat beton di lokasi proyek
Pekerja memasang tulangan pelat beton/Foto: Moh. Aripin/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Angka Kepgub adalah batas tertinggi untuk bangunan milik negara. Kontraktor swasta bisa menawar lebih rendah, terutama untuk spesifikasi sederhana, atau lebih tinggi untuk material khusus.

Beberapa hal yang ikut menentukan harga: jenis fondasi yang tergantung kondisi tanah, jumlah lantai, dan spesifikasi finishing seperti lantai, kusen, serta sanitair.

Tapi bukankah harga per m² sudah mencakup semuanya? Belum tentu. Tanyakan apakah penawaran sudah termasuk pajak, pagar, taman, dan pekerjaan listrik-air, karena Kepgub pun menghitung pagar secara terpisah.

Cara Memakai Angka Ini

grafik rentang biaya bangun rumah 36, 90, dan 150 meter persegi
Rentang biaya bangun per luas rumah, hitungan redaksi/Grafik: Jakartabuilding.id

Kalikan luas bangunan rencana dengan Rp6,23 juta dan Rp7,56 juta. Dua angka itu menjadi batas bawah dan atas untuk membaca penawaran.

Penawaran yang jauh di bawah batas bawah perlu ditanyakan: apakah spesifikasinya diturunkan, atau ada pekerjaan yang belum dihitung. Penawaran di atas batas atas perlu penjelasan rinci per item.

Baca Juga:  6 Cara Urus PBG Rumah di Jakarta Lewat SIMBG

Harga per meter yang murah tidak berarti rumah yang murah; yang menentukan adalah apa saja yang sudah dihitung di dalamnya.

 

Rina Maula
Ditulis oleh

Rina Maula

Perempuan sli Gamping, Sleman. Suka menulis, membaca, nonton, dan menggambar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *