Rp33.600 di satu toko dan Rp112.000 di toko lain sama-sama harga genteng metal pasir per lembar: lembar 80×80 cm tebal 0,25 mm berkisar Rp25.000–33.600, sedangkan lembar 0,40 mm berlapis AZ150 sekitar Rp112.000. Dihitung per m² atap, bahan 0,25 mm jatuh Rp51.000–68.000, dan simulasi biaya terpasang dengan upah DKI sekitar Rp106.000 per m², di luar rangka.
Selisih sebesar itu datang dari tiga hal yang jarang tertulis di label harga: ukuran lembar, tebal baja, dan kelas lapisan antikaratnya. Dua lembar berharga sama bisa menutup luas atap yang berbeda hampir 20%.
Harga Genteng Metal Pasir per Lembar
Tabel berikut mengubah harga per lembar menjadi harga bahan per m² bidang atap. Faktornya 1,3 m² lembaran untuk tiap m² atap, mengikuti koefisien atap metal lembaran (kode 3.1.3.7) di Lampiran VI SE Dirjen Bina Konstruksi Nomor 47/SE/Dk/2026.
Kelebihan 30% itu menampung tumpang tindih dan potongan.Produk dan sumber harga Lembar Rp/lembar Rp/m² atap Multiroof pasir, pantauan detikProperti 28 Mei 2025 80×80 cm 25.000 50.800 Tanpa merek, pantauan detikProperti 28 Mei 2025 80×80 cm 26.500–30.000 53.800–60.900 Hi Roof 0,25 mm, toko resmi Hi Steel, dicek 23 Okt 2026 80×80 cm 33.600 68.300 Multi Roof 0,40 mm AZ150, toko Nusantara Baja, dicek 23 Okt 2026 100×77 cm 112.000 189.100
Ada pembanding dari pemerintah. Menurut data katalog harga survei Bangun Jakarta milik Dinas Citata DKI, 31 entri genteng metal tahun 2026 tercatat dengan median Rp43.000 per m² (rentang Rp32.000–164.000).
Dikali faktor 1,3, hitungan bahannya Rp55.900 per m², cocok dengan kelompok lembar 0,25 mm di tabel.
Rentang survei yang lebar itu wajar. Merek yang tercatat mulai dari Multiroof, Sakura Roof, Surya Roof, sampai Onduline, dan tebalnya tidak dicantumkan.
Menurut data katalog survei yang sama, nok genteng metal panjang 100 cm bermedian Rp30.000 per buah (11 entri 2026). Jangan lupa memasukkannya; contoh, atap pelana dengan bubungan 8 meter butuh sekitar 9 buah nok bila dihitung dengan koefisien AHSP 1,1 buah per meter.
Ukuran, Tebal, dan Jumlah Lembar yang Dibeli
1. Ukuran dan Tebal Lembar
Hitungannya sederhana: lembar 80×80 cm luasnya 0,64 m², sedangkan lembar 100×77 cm luasnya 0,77 m². Hasil hitungan selisih luasnya 20%, jadi harga per lembar yang lebih mahal belum tentu lebih mahal per m².
Yang menentukan jarak reng adalah panjang efektif tiap baris genteng. Halaman produk NIM Steel mencantumkan panjang efektif 770 mm dan jarak reng 385 mm untuk genteng metal pasir 0,25 mm.
Toko Nusantara Baja menulis kebutuhan Multi Roof 100×77 cm sebanyak 1,3 lembar per m². Angka itu hanya membagi 1 m² dengan luas lembar, belum menghitung tumpang tindih.
Untuk belanja, menurut saya lebih aman memakai faktor AHSP: 1,69 lembar per m² untuk lembar 100×77 cm, atau 2,03 lembar per m² untuk lembar 80×80 cm.
Tebal paling memengaruhi harga. Menurut halaman produk distributor Jaya Steel (dicek per 23 Oktober 2026), harga genteng metal Kencana adalah Rp35.000–70.000 per lembar untuk 0,25 mm dan Rp65.000–100.000 untuk 0,40 mm.
Bobot ikut naik. Menurut halaman resmi Hi Steel, berat 2,5 kg untuk satu lembar Hi Roof 80×80 cm tebal 0,25 mm; dikali 2,03 lembar, simulasi bebannya sekitar 5 kg per m² atap.
Bandingkan dengan genteng keramik Kanmuri Espanica: 2,95 kg per buah dan 14,2 buah per m², atau sekitar 42 kg per m² menurut lembar spesifikasi produsennya.
Untuk rumah tinggal di Jabodetabek, menurut saya lembar 0,30 mm ke atas terasa lebih kokoh diinjak saat perawatan. Lembar 0,25 mm cukup untuk teras, gudang, atau anggaran yang benar-benar ketat.
2. Kebutuhan Lembar dan Reng untuk Tiga Luas Atap
Hitungan ini memakai luas bidang atap miring, bukan luas denah. Atap miring 30° kira-kira 15% lebih luas dari denahnya (luas denah ÷ cos 30°); cara menghitungnya ada di artikel biaya ganti atap baja ringan.Luas atap Lembar 80×80 Lembar 100×77 Reng (m lari) Biaya terpasang 36 m² 74 61 94 Rp3,8 juta 60 m² 122 102 156 Rp6,4 juta 90 m² 183 152 234 Rp9,6 juta 
Upah pada tabel berasal dari koefisien AHSP 3.1.3.7: 0,1333 hari kerja pekerja, 0,0667 tukang, 0,0067 kepala tukang, dan 0,0022 mandor per m². Dikalikan upah DKI 2026 dari Kepgub 1142/2025, hasilnya sekitar Rp49.000 per m² (simulasi).
Menurut AHSP, pemborong boleh menambah 10–15% untuk biaya umum dan keuntungan.
Belilah lebih 5–10% dari angka tabel (contoh: 61 lembar menjadi 64–67 lembar) bila atapnya limasan atau banyak jurai, karena potongan di sudut lebih boros daripada atap pelana.
Umur, Karat, dan Bising Saat Hujan
Umur genteng metal ditentukan lapisan antikarat pada bajanya, bukan butiran pasirnya. Menurut situs resmi Tatalogam, produsen Multiroof dan Sakura Roof, umur pakai genteng metal mencapai 40–70 tahun.
Itu klaim produsen, bukan masa garansi.
Menurut halaman resmi merek Zincalume, NS BlueScope menyebut lapisan AZ150 sekitar 46 mikron dan AZ200 sekitar 60 mikron, dengan perlindungan korosi hingga 25 tahun dengan syarat dan ketentuan. Kelas di bawahnya, BlueScope Zacs AZ100, bergaransi korosi 10 tahun dan warna 5 tahun.
Rumah dekat pantai perlu ekstra hati-hati. Ketentuan garansi Tatalogam hanya menanggung bagian yang berkarat, dan garansi gugur di kawasan pesisir, kawasan industri, area sangat lembap, atau bila dipasang tanpa sekrup dan aksesori resminya.
Untuk Jakarta Utara, Marunda, atau Pantai Indah Kapuk, menurut saya genteng keramik lebih masuk akal.
Soal bising, NIM Steel menyebut lapisan pasir membantu meredam suara dan panas, tetapi tanpa angka uji. Klaim penjual seperti “berkurang 30–40%” (dicek pada 23 Oktober 2026 di situs toko Mega Baja) belum didukung uji laboratorium yang bisa dibuka.
Peredam foil atau bubble foil di atas rangka, di bawah reng, adalah tambahan yang paling masuk akal. Lapisan ini memantulkan panas matahari dan meredam getar lembaran saat hujan deras.
Bocor di sekitar sekrup tetap harus dicegah; gejala dan cara menanganinya dibahas di penyebab atap bocor dan cara memperbaikinya.
Genteng Metal vs Tanah Liat dan Beton
Menurut simulasi koefisien AHSP dan harga survei DKI, genteng metal tetap paling murah per m² terpasang. Selisih terbesarnya ada pada beban: metal sekitar 5 kg per m², keramik sekitar 42 kg per m².
Isi grafik di atas, per m² bidang atap (simulasi koefisien SE 47/SE/Dk/2026 × upah Kepgub DKI 1142/2025 × median harga survei Bangun Jakarta):
- Genteng metal (AHSP 3.1.3.7): 1,3 m² lembaran × Rp43.000 (survei 2026), terpasang Rp106.199.
- Tanah liat palentong kecil (3.1.1.1): 25 buah × Rp2.600 (survei 2025), terpasang Rp120.121.
- Genteng beton (3.1.1.4): 11 buah × Rp11.000 (survei 2025), terpasang Rp195.040.
- Keramik kodok glazur (3.1.1.2): 25 buah × Rp17.100 (survei 2025), terpasang Rp482.621.
Harga genteng beton di data katalog survei hanya berasal dari satu entri. Menurut pantauan detikProperti per 28 Mei 2025, harganya Rp4.500–6.000 per buah.
Dengan harga itu, genteng beton terpasang turun ke sekitar Rp123.000–140.000 per m² (simulasi), mendekati genteng metal.
Genteng tanah liat dan beton lebih senyap dan tidak berkarat. Tapi bebannya menuntut rangka yang lebih kuat, dan itu biaya tambahan yang tidak tampak di grafik.
Harga material pendukung seperti baja ringan, semen, dan besi bisa dicek di daftar harga bahan bangunan Jakarta 2026.
Bila yang dicari atap tembus cahaya untuk carport, bandingkan juga dengan harga atap alderon dan polycarbonate per m².
Cek Ini di Toko Sebelum Membayar
Penjual sering menulis tebal TCT, yaitu baja ditambah cat dan pasir. Yang menentukan kekuatan adalah BMT, tebal baja dasarnya.
Tanyakan keduanya dan minta datanya tertulis di nota.
- Ukur tebal tepi lembar dengan jangka sorong, lalu bandingkan dengan tebal yang tertulis di nota.
- Timbang satu lembar. Acuannya menurut halaman resmi Hi Steel, Hi Roof 80×80 cm tebal 0,25 mm tertulis 2,5 kg; lembar seukuran yang jauh lebih ringan patut dicurigai.
- Tanyakan kelas lapisan: AZ100, AZ150, atau AZ200. Penjual yang tidak tahu kelasnya biasanya juga tidak bisa memberi garansi.
- Gosok permukaan pasir dengan jari. Butiran yang mudah rontok menandakan lem lapisan yang lemah.
- Minta sekrup dan nok dari merek yang sama, karena garansi Tatalogam gugur bila aksesori tidak resmi.
Simpan nota yang mencantumkan merek, tebal, dan jumlah lembar. Tanpa catatan itu, klaim garansi karat hampir mustahil diajukan.






